URUS PERIJINAN

KLIK GAMBARspot_imgspot_imgspot_imgspot_img
24 C
Jakarta
Minggu, Agustus 7, 2022

URUS PERIJINAN

KLIK GAMBARspot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Emil Berbagi Ratusan Buku di Sekolah dan Rumah Baca

­Warta.in, Gowa – Gerakan Donasi buku merupakan bantuan dalam bentuk paket buku yang akan diberikan secara langsung kepada para penggiat literasi melalui taman baca ataukah sekolah-sekolah yang berada di pelosok dan membutuhkan bantuan bahan bacaan.

Seperti apa yang dilakukan oleh Emil, pemuda Desa Tabbbinjai, Kecamatan Tombolopao, Gowa ini. Melalui program “Berbagi Buku” yang diusungnya beberapa tahun lalu, ia telah mendonasikan ratusan bahan bacaan berupa buku anak, buku dongeng, majalah anak, buku mata pelajaran sekolah, novel, puisi, dan lain-lain ke berbagai sekolah dan rumah baca yang ada di Tombolopao ataupun Sinjai.

Tak hanya itu melalui gerakan Literasi Al-Qur’an, ia juga memberikan bantuan Iqra dan Al-Qur’an yang diperolehnya dari beberapa para pegiat literasi yang berada di Sulawesi Selatan untuk kemudian disalurkan kebeberapa TK/TPA yang ada di kampung halamannya.

Emil
Emil

Alumni Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Muhammadiyah Sinjai yang kini berganti nama menjadi Universitas Muhammadiyah Sinjai mengatakan bahwa gerakan berbagi bahan bacaan harus terus-menerus di galakkan di lingkungan masyarakat.

“Gerakan sederhana ini dapat mengembangkan kepedulian sosial terhadap masyarakat untuk memperoleh informasi juga meningkatkan akses masyarakat terhadap pemenuhan kebutuhan sumber belajar,” sebutnya.

“Akhirnya, kita dapat mengurangi kesenjangan sosial antara masyarakat dalam hal pemenuhan dan ketersediaan akses terhadap buku. Jadi memang harus digalakkan sedari awal,” imbuhnya.

Selain itu, Founder Taman Baca Nurul Jihad ini mengatakan bahwa dengan berbagi kita memberikan sedikit kebahagiaan kepada orang lain.

Tak dipungkiri, masih banyak orang yang memiliki pemikiran “milikku adalah milikku” dan enggan berbagi dengan sesama.

Ia beranggapan jika membagi apa yang dimilikinya, maka akan kehilangan sebagian dari miliknya tersebut. Padahal, sejatinya makna berbagi tidaklah demikian.

Secara harfiah, berbagi berarti membiarkan orang lain memiliki atau menggunakan bagian dari yang kita punyai.

“Dengan berbagi, berarti anda memberikan sedikit kebahagiaan kepada orang lain. Anda memberikan manfaat bagi kehidupan orang lain,” kuncinya.

Warta Baru
Warta Terkait