TORAJA UTARA – Meningkatkan kinerja dan evaluasi sistem pelayanan publik secara transparan, BPS (Badan Pusat Statistik) Toraja Utara membuka ruang FGD (Focus Grup Discusion) bersama unsur pemerintah, LSM, akademisi dan media sebagai mitra, Jumat (27/2/2026).
FGD tersebut dilaksanakan pada hari Kamis (26/2/2026) di ruang aula pertemuan BPS Toraja Utara
Dalam sambutannya, Mansyur Madjang selaku Kepala BPS Kabupaten Toraja Utara menyampaikan bahwa di BPS pada umumnya mempunyai standar pelayanan dan untuk mengetahui standar yang sudah dilaksanakan tersebut apa sudah memuaskan atau bagaimana sehingga FGD ini dilaksanakan untuk mengetahuinya.
“Dari FGD ini juga kami butuhkan saran dan usul untuk peningkatan serta perbaikan standar pelayanan publik ini,” kata Mansyur Madjang.
Aplikasi Desa Cantik di BPS Toraja Utara
Mansyur Madjang juga menyampaikan di BPS Toraja Utara, kini tengah menggarap aplikasi Desa Cantik yang diberi nama Sangkutu’. Dimana sudah dicoba di 2 desa yakni Lembang Nonongan dan Lembang Rinding Batu.
“Aplikasi Desa Cantik ini yang kami sebut Sangkutu merupakan aplikasi yang menyuguhkan data para pelaku UMKM dan potensi lain yang ada di setiap desa dengan satu klik, sehingga nantinya masyarakat bisa mengakses serta mengetahui potensi apa saja yang ada di desa tersebut,” jelas Mansyur Madjang.
Detail aplikasi Desa Cantik, SANGKUTU
Selain itu kata Mansyur Madjang, bahwa BPS Toraja Utara juga rencanakan akan menggunakan sistem barcode di setiap desa kelurahan atau di tempat umum yang bisa diakses oleh masyarakat agar melalui barcode nantinya langsung masuk ke sistem BPS untuk melihat atau mencari data yang dibutuhkan.
Kepala BPS Toraja Utara juga menitipkan pesan bahwa ke depan akan dilaksanakan Sensus ekonomi bulan Mei sampai Bulan Juli Tahun 2026 untuk identifikasi kegiatan ekonomi ke setiap rumah tangga.
Untuk itu beber Mansyur Madjang, masyarakat yang memiliki usaha secara online juga nantinya akan dimasukkan dalam Data sensus ekonomi.
Untuk diketahui jika dalam FGD juga dirangkaikan dengan penandatanganan bersama Berita Acara Kesepakatan Standar Pelayanan Publik di BPS Toraja Utara antara Kepala BPS dengan para peserta FGD pemberi saran dan usul peningkatan standar pelayanan publik.