URUS PERIJINAN

KLIK GAMBARspot_imgspot_imgspot_imgspot_img
24.4 C
Jakarta
Senin, Agustus 8, 2022

URUS PERIJINAN

KLIK GAMBARspot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Fidel Giawa Jubir GMBI : Minta Polisi Tak Melampaui Batas

Konferensi Pers Juru Bicara GMBI Fidel Giawa di Rumah Makan Sidang Reret, Jalan Surapati Kota Bandung, Senin (31/01/2022)

BANDUNG –  Pada saat kejadian hari kamis (27/01/2022) posisi Ketua Umum DPP LSM GMBI sedang berada di Tangerang Selatan untuk menyelsaikan sevuah pekerjaan. Beberapa hari sebelum peristiwa, Ketua Umum GMBI memiliki kegiatan yg cukup padat, 20 sd 22 januari 2022 perjalanan ke Maros Sulsel, 23 – 24 Januari  2022  dan  25 Jan 2022 ke tangerang.

Setelah mendapatkan informasi dari internal organisasi dan media, Ketua Umum GMBI langsung membuat pernyataan resmi permohonan maaf melalui media massa kepada Kapolda Jawa Barat atas peristiwa yang terjadi. Mengingat pentingnya permasalahan, Ketua Umum berencana segera kembali ke Bandung untuk melakukan klarifikasi internal maupun ke Polda Jawa Barat. Rencana berangkat ke Bandung pukul 03.00 Akan tetapi pada pukul 02.00 wib didatangi oleh puluhan anggota kepolisian, kata Fidel Giawa Juru Bicara DPP.GMBI dalam Konferensi Pers di Rumah Makan Sindang Reret Jalan Surapati Kota Bandung, Senin (31/01/2022).

Selanjutnya Fidel mengatakan “ Setelah mendapat penjelasan dari anggota kepolisian yang menjemput, Ketua Umum Moh Fauzan Rahmandi dampingi dua orang anggota  GMBI ikut rombongan kepolisian yang menjemput tsb Bandung untuk menghadap Kapolda Jawa Barat Irjen. Pol. Drs. Suntana, ungkapnya.

Ketua Umum DPP LSM GMBI sangat menyesalkan aksi anarkis yang di lakukan anggota GMBI dan berjanji akan mengevaluasi, melakukan investigasi internal dan menindak tegas anggotanya yang terlibat, ujar Fidel.

LSM GMBI merupakan organisasi legal yang terdaftar resmi di pemerintahan. Dalam AD / ART LSM GMBI dengan tegas melarang anggotanya melakukan tindakan anarkis, mengkonsumsi minuman keras, narkoba dan tindakan pidana lain yang bertentangan dengan hukum NKRI. Apabila ada anggotanya yang melanggar AD / ART hukumannya adalah di pecat dari kepengurusan/keanggotaan dan masalah hukumnya di serahkan kepada pihak berwajib, tegas Fidel.

Kami mendukung penuh langkah hukum yg dilakukan oleh kepolisian terhadap anggota GMBI yang melakukan perbuatan melawan hukum sesuai dengan kewenangan dan peraturan perundangan yang berlaku.  Kepolisian merupakan mitra penting dan strategis bagi LSM GMBI dalam menjalankan perannya sebagai organisasi nasionalis yang sangat menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan demi keutuhan NKRI. Oleh karenanya, kami berharap agar kepolisian daerah Jabar melaksanakan tupoksinya dalam koridor hukum dan tidak menjadikan insiden di mapolda jabar 27 januari 2022 sebagai moment pemberangusan hak hak sipil, khususnya bagi organisasi yang berhaluan nasionalis di Jawa Barat, kata Fidel Giawa juga merupakan tokoh aktivis 98 Bandung.

DPP LSM GMBI akan melakukan komunikasi aktif dengan jajaran kepolisian untuk membantu menyelesaikan kerusakan yang terjadi di Gedung Mapolda Jawa Barat.  Atas kejadian pengrusakkan di depan Mapolda Jawa Barat, LSM GMBI memohon maaf kepada seluruh masyarakat Jawa Barat pada umumnya, dan kepada bapak Kapolda beserta jajaran pada khususnya, pungkas Fidel Giawa. (Tim)

 

Warta Baru
Warta Terkait