27.7 C
Jakarta
Jumat, Februari 13, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Forum Disnakertrans 2026, Sekda Minta Serapan Tenaga Kerja dan Perlindungan Ditingkatkan

Wartain Banten | Pemerintahan | 13 Februari 2026  — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi menekankan pentingnya pencapaian dua indikator utama di bidang ketenagakerjaan dan transmigrasi, yakni peningkatan serapan tenaga kerja terlatih dan peningkatan perlindungan tenaga kerja sesuai norma yang berlaku. Hal ini disampaikan pada Forum OPD Disnakertrans Provinsi Banten Tahun 2026 di Kota Serang, Jumat (13/2/2026).

“Ada dua indikator utama yang harus dicapai Disnakertrans, yaitu meningkatkan serapan tenaga kerja terlatih di pasar kerja baik di dalam maupun luar negeri, dan meningkatkan perlindungan tenaga kerja sesuai norma yang berlaku,” ungkap Deden Apriandhi

Kedua indikator tersebut menjadi amanat Gubernur dan Wakil Gubernur Banten dalam RPJMD 2025–2030. Meski terlihat sederhana, pencapaiannya menuntut komitmen berbagai pihak, terutama menghadapi dinamika ketenagakerjaan yang terus berkembang.

Sekda Deden menekankan pentingnya memanfaatkan potensi investasi di Provinsi Banten untuk membuka lapangan pekerjaan. Ia mendorong langkah strategis peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan, pendidikan, dan penguatan komunikasi dengan investor.

“Sehingga, kami mengharapkan ada masukan dan saran dalam forum ini, agar kedua indikator itu bisa dicapai,” katanya.

Selain itu, Deden menekankan konsep link and match antara dunia pendidikan dan dunia usaha. Koordinasi dengan SMK dan optimalisasi Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) harus terintegrasi agar keterampilan lulusan sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja.

“Ini menjadi pekerjaan rumah kita semua agar pemerintah daerah bisa lebih banyak membuka peluang kerja,” paparnya.

Karena itu, Sekda Deden Apriandhi mendorong berbagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program pelatihan dan pendidikan, sekaligus memperkuat komunikasi dengan para investor yang berencana menanamkan modal di Provinsi Banten.

“Jadikan forum ini untuk meningkatkan komunikasi dan merumuskan solusi terkait ketenagakerjaan dan transmigrasi,” jelasnya.

Mengenai pengembangan sumber daya manusia, ia menekankan pentingnya penerapan konsep link and match antara dunia pendidikan dan dunia industri. Sinergi dengan SMK serta pemanfaatan maksimal Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) perlu dilakukan secara terintegrasi agar keterampilan yang diperoleh sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

“Penyesuaian dengan kebutuhan lapangan kerja itu penting. Link and match antara sekolah-sekolah dengan perusahaan harus berjalan agar lulusan siap terserap,” tuturnya.

Kepala Disnakertrans Provinsi Banten Septo Kalnadi menyatakan forum ini diikuti OPD terkait dari seluruh kabupaten dan kota se-Banten dengan tujuan menyelaraskan program serta kegiatan di sektor ketenagakerjaan dan transmigrasi, sekaligus mengumpulkan saran dan masukan untuk mencapai indikator yang telah ditetapkan.(WartainBanten)

Berita Terkait

Iskandar Z Sitanggang
Iskandar Z Sitanggang
Pakar Bisnis, Pendidikan dan Hukum