27.3 C
Jakarta
Jumat, Maret 6, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Gelombang Besar Hantam Speed Boat di Banyuasin, Polairud Polda Sumsel Turun Tangan

WARTA.IN | BANYUASIN — Sebuah speed boat penumpang milik Haras Group tenggelam setelah dihantam gelombang besar di perairan Muara Jalur 8, Desa Upang Ceria, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, Kamis (5/2/2026) pagi. Insiden kecelakaan air (laka air) tersebut menyebabkan satu penumpang meninggal dunia.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 WIB ketika speed boat yang sedang beroperasi di jalur transportasi perairan tersebut diterjang gelombang kuat hingga badan kapal mengalami kerusakan parah dan akhirnya pecah serta tenggelam.

Laporan kejadian langsung disampaikan Kapolres Banyuasin kepada Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. sebagai bagian dari respons cepat kepolisian terhadap insiden di jalur transportasi air yang menjadi penghubung utama aktivitas masyarakat pesisir.

Korban meninggal dunia diketahui berinisial D. (55), seorang perempuan warga RT 18 Dusun IV Desa Telang Jaya, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin.

Jenazah korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya.

Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan pendataan terkait jumlah penumpang serta kemungkinan korban lain yang terdampak dalam insiden tersebut.

Merespons kejadian ini, Direktorat Polisi Air dan Udara (Polairud) Polda Sumatera Selatan segera mengerahkan personel ke lokasi.

Tim yang dipimpin Dirpolairud Polda Sumsel Kombes Pol Heru Agung Nugroho, S.I.K. melakukan pengecekan lokasi kejadian, memastikan tidak ada korban lain yang belum teridentifikasi, serta mengamankan jalur perairan di sekitar lokasi insiden.

Selain itu, aparat kepolisian juga melakukan penyelidikan awal untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Berdasarkan informasi sementara, gelombang besar yang terjadi pada pagi hari diduga menjadi faktor utama yang menyebabkan speed boat kehilangan kestabilan hingga akhirnya tenggelam.

Perairan Muara Telang merupakan salah satu jalur transportasi air yang cukup penting bagi masyarakat pesisir Kabupaten Banyuasin.

Selain digunakan sebagai jalur mobilitas warga, jalur tersebut juga menjadi penghubung aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah pesisir dan daerah aliran sungai di Sumatera Selatan.

Insiden ini sempat mengganggu aktivitas transportasi air di sekitar lokasi sebelum akhirnya situasi kembali terkendali setelah aparat melakukan pengamanan.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menyampaikan duka cita kepada keluarga korban atas insiden tersebut.

“Kami menyampaikan duka yang mendalam kepada keluarga korban. Personel Polairud Polda Sumsel telah kami turunkan ke lokasi untuk memastikan situasi perairan aman dan proses penanganan berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Kombes Pol Nandang.

Ia juga mengingatkan seluruh operator transportasi air dan masyarakat pengguna jalur perairan untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan pelayaran.

“Keselamatan penumpang adalah prioritas utama. Kami mengimbau seluruh pengelola transportasi air untuk mematuhi standar keselamatan pelayaran, terutama ketika kondisi gelombang sedang tinggi,” tegasnya.

Berita Terkait