URUS PERIJINAN

KLIK GAMBARspot_imgspot_imgspot_imgspot_img
29.6 C
Jakarta
Jumat, Agustus 19, 2022

URUS PERIJINAN

KLIK GAMBARspot_imgspot_imgspot_imgspot_img

GERAKAN PRAMUKA SUMUT SIAP BANTU PEMPROV SUMUT DALAM TANGGAP DARURAT BENCANA

WARTA.IN MEDAN – Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatra Utara siap membantu Pemerintah Provinsi Sumatra Utara untuk Penanganan tanggap darurat bencana yang mungkin terjadi akhir-akhir ini.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sumut H Nurdin Lubis SH MM usai menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang penanggulangan bencana dengan Pemprovsu bersama Badan Koordinasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI) , Komunitas Sedekah jumat ( KSJ) serta dua perguruan tinggi Universitas Darmawangsa dan Politeknik Medan, Senin (6/11).

Ketua Kwarda Sumut H Nurdin Lubis SH MM disaksikan oleh Sekda Pemprov Sumut H Afifi Lubis SH Menandatangani MOU dalam hal Tanggap bencana Sumatra Utara ( Senin 6 Desember 2021)

Ketua Kwarda Sumut menyebutkan,Ikut serta dalam penanggulangan dampak bencana adalah salah satu implementasi Gerakan Pramuka terhadap kode kehormatan, yaitu Dasa Darma, khususnya yang kedua “cinta alam dan kasih sayang sesama manusia”, serta kelima, “rela menolong dan tabah”.

Gerakan Pramuka Sumatra Utara juga memiliki satuan Pramuka Peduli yang dapat berkoordinasi dengan BNPB dan Satgas Tangkal Napza yang dapat Berkoordinasi dengan BNN. ada beberapa point penting dalam MoU antara Gerakan Pramuka Sumut bersama Pemprovsu, BKPRMI dan dua perguruan tinggi.

“Poin penting salah satunya, Gerakan Pramuka akan berkonstribusi dengan penyediaan Sumber daya manusia dalam tanggap darurat bencana dan siaga. Tak hanya itu, kami akan membekali sumber daya relawan Gerakan Pramuka melalui pelatihan yang difasilitasi Pemprov Sumut. Sehingga saat terjadi bencana sudah sigap untuk menghadapinya,” sebutnya di kantor Gubernur Sumatra Utara Jalan Diponegoro Medan.

Ketua Kwarda Sumut H Nurdin Lubis SH MM Memaparkan Beberapa program Kwarda Sumut dalam hal Kebencanaan salah satunya Satgas Pramuka Peduli dan Satgas Tangkal Napza. 

Sementara Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi diwakili pejabat sementara Seketaris Daerah Afifi Lubis mengatakan penanggulangan bencana alam di Sumut tidak serta-merta menjadi beban pemerintah daerah, melainkan tanggung jawab seluruh komponen.

“Untuk keberhasilan serta keteraturan dalam penanganan bencana alam perlu adanya kolaborasi dan peningkatan SDM bagi tim yang bertugas seperti organisasi masyarakat, TNI-Polri dan perguruan tinggi. Dengan demikian, penandatangan MoU ini diharapkan pihak terkait dapat bekerja sama bilamana bencana alam datang,” pungkasnya.(Su16)

Warta Baru
Warta Terkait