Wartain Banten | Pemerintahan | 22 Januari 2026 — Gubernur Banten Andra Soni menghadiri peringatan Haul ke-345 Pahlawan Nasional sekaligus pendiri Tangerang, Raden Aria Wangsakara, yang digelar di Taman Makam Pahlawan Nasional, Desa Lengkong, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Rabu (21/1/2026) malam.

Dalam momentum tersebut, Andra Soni menekankan pentingnya menghargai jasa para leluhur dan pejuang bangsa sebagai fondasi utama dalam pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Banten.
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai para leluhurnya. Haul Raden Aria Wangsakara ini merupakan upaya kita bersama untuk terus mengingat dan meneladani jejak perjuangan beliau,” ujar Andra Soni.

Gubernur menjelaskan, Raden Aria Wangsakara memiliki peran besar dalam sejarah Banten, baik dalam perjuangan melawan kolonialisme maupun dalam penyebaran agama Islam di wilayah Banten Timur. Kontribusi tersebut kemudian diakui negara melalui penganugerahan gelar Pahlawan Nasional.
Menurut Andra Soni, mengenang jasa Raden Aria Wangsakara tidak cukup hanya melalui seremoni, tetapi harus diwujudkan dengan melanjutkan cita-cita perjuangannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya melalui pembangunan yang berpihak kepada rakyat.

Sebagai bentuk penghormatan nyata, Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten untuk mengimplementasikan semangat perjuangan para pendahulu melalui berbagai kebijakan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Saat ini, Pemprov Banten terus memacu pembangunan infrastruktur perdesaan melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera atau yang disingkat ‘Bang Andra’,” jelasnya.
Pemprov Banten tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjalankan program prioritas pendidikan berupa sekolah gratis bagi siswa SMA, SMK, dan SKh swasta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai cita-cita para leluhur.
“Ini adalah ikhtiar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai cita-cita leluhur, salah satunya Raden Aria Wangsakara,” tegas Andra.
a`
Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid mengajak masyarakat meneladani kepemimpinan Raden Aria Wangsakara sebagai ulama dan pemimpin nasional, sekaligus menegaskan komitmen Pemkab Tangerang untuk membenahi kawasan makam yang kini menjadi pusat wisata religi dan kajian keislaman.
“Makam beliau adalah tempat berziarah. Kami berkomitmen untuk terus membenahi area ini agar semakin nyaman bagi masyarakat,” tutur Maesyal.
Sementara itu, Ketua Yayasan Raden Aria Wangsakara, Sirojudin Ruyani, menyampaikan bahwa peringatan Haul ke-345 digelar sebagai bentuk penghormatan terhadap tiga peran utama Raden Aria Wangsakara, yaitu sebagai Pahlawan Nasional, ulama penyebar ajaran Islam, serta pendiri Tangerang.(WartainBanten)ga`































