Wartain Banten | Pemerintahan | 19 Desember 2025 — Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menekankan pentingnya peran pembawa acara atau Master of Ceremony (MC) pernikahan dalam melestarikan budaya daerah, khususnya budaya Banten. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri acara “Panca Warsa Karsa” dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perkumpulan Pembawa Acara Pernikahan Indonesia (HIPAPI) Banten, di Studio Banten TV, Graha Pena Radar Banten, Kota Serang, Kamis (18/12/2025).

Menurut Dimyati, profesi MC pernikahan memiliki posisi strategis karena berperan langsung dalam mengawal jalannya prosesi adat agar tetap sesuai dengan pakem, nilai, dan filosofi budaya yang berlaku di tengah masyarakat.
“Pembawa acara pernikahan bukan sekadar memandu jalannya acara, tetapi menjaga alur, suasana, serta nilai budaya yang melekat dalam setiap prosesi. Dari pernikahan yang baik akan lahir keluarga yang kuat, dan dari keluarga yang kuat akan terbentuk masyarakat dan daerah yang maju,” ujar Dimyati.
Dimyati menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Banten siap menjalin kerja sama yang seluas-luasnya dengan HIPAPI. Sinergi tersebut diarahkan untuk memperkuat profesionalisme para anggotanya, sekaligus menjaga agar kekayaan tradisi pernikahan khas Banten tetap terpelihara dan semakin dikenal masyarakat luas.
“Kami mendukung HIPAPI untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kompetensi anggotanya. Pemprov Banten siap berkolaborasi agar adat dan budaya pernikahan Banten tetap lestari,” tegasnya.

Ketua Umum HIPAPI Indonesia, Budi Prayitno,menegaskan peran HIPAPI sebagai mitra strategis pemerintah melalui penguatan sertifikasi dan pelatihan anggota agar memahami adat daerah, khususnya budaya Banten.
“HIPAPI tidak hanya menaungi profesi, tetapi juga berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Setiap pembawa acara harus memahami adat dan tradisi daerahnya,” kata Budi.

Sejalan dengan itu, DPW HIPAPI Banten, Ichan Bubble, mengatakan komitmennya melestarikan budaya melalui kolaborasi dengan media untuk edukasi publik tentang pernikahan adat.
“HIPAPI Banten siap menjadi mitra strategis Pemprov Banten. Kolaborasi ini akan diarahkan pada pengembangan program edukasi dan diskusi seputar pernikahan adat, khususnya adat Banten, yang akan dikemas melalui kerja sama dengan Banten TV,” jelas Ichan.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan pemangku kepentingan, serta diharapkan memperkuat sinergi antara organisasi profesi, media, dan pemerintah dalam menjaga warisan budaya Banten.(WartainBanten)































