26.9 C
Jakarta
Selasa, Februari 3, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

HMPI 2025: Andra Soni Tegaskan Penanaman Mangrove Harus Disertai Pemeliharaan Berkelanjutan

Wartain Banten | Pemerintahan | 28 November 2025  — Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian pesisir melalui penanaman mangrove yang berkelanjutan. Ia menekankan bahwa kegiatan penanaman tidak boleh berhenti pada seremoni, melainkan harus diikuti dengan pemantauan dan pemeliharaan yang konsisten.

Pernyataan tersebut disampaikan Andra Soni saat menghadiri peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2025 di Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Jumat (28/11/2025). Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan keprihatinan terhadap praktik penanaman mangrove yang seringkali tidak memberikan hasil maksimal karena kurangnya perawatan pasca kegiatan.

“Saya harap banyak pihak terlibat untuk kembali mengonservasi wilayah mangrove. Tentu kita berharap kegiatan ini tidak hanya sekadar seremonial. Harus ditanam dengan cara yang baik, kemudian setahun kemudian kita tengok kembali,” ujar Andra Soni.

Ia menyoroti fenomena yang kerap terjadi, di mana bibit mangrove yang baru ditanam hilang terbawa arus hanya dalam beberapa hari akibat teknik penanaman yang belum optimal serta minimnya pengawasan lanjutan. Oleh karena itu, ia meminta agar seluruh pihak memastikan bibit yang ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat jangka panjang.

“Makanya, setelah penanaman delapan ribu pohon ini, kita harapkan jumlahnya tidak berkurang,” tegasnya.

Lebih lanjut, Andra Soni menyampaikan bahwa gerakan menanam pohon merupakan ikhtiar sederhana namun berdampak besar bagi lingkungan. Ia memaknai kegiatan ini sebagai bentuk ibadah sosial yang manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat dan alam.

“Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi amal jariah yang terus mengalir manfaatnya untuk pelestarian alam dan masyarakat,” ucapnya.

Pemprov Banten memberikan apresiasi kepada PLN UID Banten karena dinilai tidak hanya berhasil mencapai rasio elektrifikasi 99,9 persen, tetapi juga aktif berkontribusi dalam program penghijauan dan pemberdayaan masyarakat. General Manager PLN UID Banten,

Muhamad Joharifin, menjelaskan bahwa penanaman mangrove yang dilakukan merupakan bagian dari upaya menjaga ekosistem pesisir sekaligus memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia.

“Lokasi penanaman dipilih berdasarkan prioritas pertahanan keanekaragaman hayati dan keselamatan manusia. Adapun jenis mangrove yang ditanam adalah Rhizophora mucronata dan Rhizophora apiculata,” jelas Joharifin.

Mangrove jenis Rhizophora mucronata dan Rhizophora apiculata dipilih karena penting bagi perlindungan pantai, pencegahan abrasi, penyerapan karbon, serta menjadi habitat biota air dan potensi sumber pangan serta wisata bagi masyarakat.(WartainBanten)

Berita Terkait

Iskandar Z Sitanggang
Iskandar Z Sitanggang
Pakar Bisnis, Pendidikan dan Hukum