30.1 C
Jakarta
Jumat, Februari 27, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Hujan Angin Lumpuhkan Jalur Nasional Liwa–Krui, Rumah Warga Rusak Berat dan Listrik Pesisir Barat Padam Total

Lampung Barat– Hujan disertai angin kencang yang melanda Pekon Labuhan Mandi, Kecamatan Way Krui, Kabupaten Pesisir Barat, kamis malam (26/02/2026) sekitar pukul 20.30 WIB, menyebabkan sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menimpa rumah warga serta tiang listrik di ruas Jalan Lintas Liwa–Krui. Peristiwa ini mengakibatkan jalur nasional penghubung Liwa–Krui lumpuh total dan aliran listrik di sebagian besar wilayah Kabupaten Pesisir Barat padam. (27/02/2026)

Kejadian terjadi tepat di jalur strategis Jalan Lintas Liwa–Krui yang merupakan akses utama mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Pohon tinggi yang diduga sudah tua dan tidak produktif roboh akibat terjangan angin kencang, menghantam salah satu rumah warga hingga mengalami kerusakan berat.

Samsul (50), warga setempat, menuturkan bahwa peristiwa tersebut sangat membahayakan keselamatan masyarakat, khususnya warga yang bermukim di sepanjang jalan lintas. Ia menegaskan perlunya langkah antisipatif berupa tebang bayang dan pendataan pohon-pohon tua yang rawan tumbang.

“Kami minta pemerintah daerah segera bertindak. Banyak pohon tinggi yang sudah tua dan tidak produktif berdiri dekat rumah warga dan di pinggir jalan lintas. Kalau hujan angin seperti tadi malam, sangat berbahaya. Tadi saja sudah ada rumah rusak berat tertimpa pohon,” tegas Samsul.

Tidak hanya merusak rumah, tumbangnya pohon juga menimpa tiang listrik hingga kabel utama milik PLN jatuh melintang di badan jalan dan sempat mengeluarkan percikan api. Kondisi tersebut membuat arus lalu lintas dari arah Liwa menuju Krui maupun sebaliknya lumpuh total. Selain itu, aliran listrik di wilayah Kabupaten Pesisir Barat mengalami pemadaman menyeluruh.

Situasi sempat mencekam karena kabel listrik yang diduga masih bertegangan membentang di tengah jalan. Warga khawatir kejadian itu dapat menimbulkan korban jiwa apabila tidak segera ditangani.

Beruntung, pihak PLN bersama warga bergerak cepat melakukan penanganan darurat. Dengan bergotong royong, batang dan ranting pohon yang menutup akses jalan berhasil dipotong dan dibersihkan. Perbaikan jaringan listrik dilakukan hingga aliran listrik kembali normal dan jalur lalu lintas dapat dilalui kembali.

Meski kondisi telah pulih, peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dan instansi terkait. Pemerintah daerah seharusnya lebih peka dan memiliki perhatian khusus terhadap aspek keselamatan warga yang berdomisili di sepanjang jalur Jalan Lintas Liwa–Krui. Upaya inventarisasi pohon tua, pemangkasan rutin (tebang bayang), serta koordinasi lintas instansi perlu dilakukan secara berkala dan terencana.

Keselamatan masyarakat tidak boleh menunggu jatuhnya korban terlebih dahulu. Langkah preventif yang cepat dan terukur merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam melindungi warganya dari potensi bencana serupa di kemudian hari. Jika tidak segera diantisipasi secara serius, bukan tidak mungkin kejadian serupa akan kembali terulang dengan dampak yang lebih fatal

(IF)

Berita Terkait