30.8 C
Jakarta
Rabu, Desember 2, 2020

Indonesia Resesi: Bagaimana Memitigasi UMKM

Warta.in, Jakarta-The Indonesian Institute, Center for Public Policy Research (TII) menyelenggarakan diskusi publik yang bertajuk “Indonesia Resesi: Bagaimana Memitigasi UMKM?”, di Jakarta pada hari Selasa, (27/10/2020).

Peneliti bidang Ekonomi, Muhamad Rifki Fadilah menyebutkan bahwa pengangguran saat ini berada di angka yang stagnan dalam beberapa tahun terakhir. Misalnya pada 2020 sendiri, angka ini mencapai 6.820.000 jiwa. Hal ini disebabkan karena angka actual dan minimun economic growth menurun pada tahun 2020 dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dengan angka 2.97 persen untuk actual growth dan 2.96 untuk minimum economic growth (MEG). Angka actual growth yang ada di atas MEG menunjukkan adanya geliat daya beli yang terus mengalami perbaikan. Sedangkan, rasio gini di Indonesia pada 2020 untuk daerah urban ada di 0.392 dan 0.317 untuk daerah rural. Kemudian, untuk poverty rate, angka yang muncul di Indonesia dari catatan tahun 2019 adalah sebesar 9 persen. Angka desired dan actual inflation juga stagnan, dengan 2.9 persen untuk desired inflation dan 3 persen untuk actual inflation.

Rifki juga menyampaikan bahwa dunia juga sudah sering mengalami sejumlah krisis ekonomi yang yang sempat terjadi sebelum 2020, misalnya krisis di 1914-1918 dan 1939-1945, krisis 1966, krisis 1983, krisis 1998, dan krisis 2008. Dari catatan krisis tersebut, Rifki menyatakan bahwa semua krisis ekonomi akan selalu terlewati. Dirinya merujuk pada model business cycle yang memperlihatkan perputaran fenomena tersebut.

Sementara itu, Rifki menyatakan bahwa masuk ke kasus pandemi COVID-19 yang mulai masuk ke Indonesia pada Maret 2020, Rifki memperlihatkan sejumlah sektor yang terdampak karenanya. Mulai dari sektor rantai pasok global, manufaktur, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Rifki juga menunjukkan beberapa data di masa pagebluk seperti pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama 2020 yang anjlok ke angka 2,97 persen, tingkat inflasi yang berada di angka 2,65 persen (inti), 0,28 persen (administrated priced), dan 2,52 (volatile food).

Rifki menyatakan bahwa Indonesia mengalami short run aggregate supply shock karena terserang oleh pandemi ini, khususnya pada barang yang non-tradeable. Hal ini dikarenakan kapital tidak bisa segera ditransaksikan, itulah kenapa keputusan sektor usaha akhirnya menyasar ke aggregate demand atau variabel input-nya yaitu pekerja (labor). Kemudian Rifki lanjut menjelaskan dampak pagebluk ini pada sektor UMKM di Indonesia. Data dari SMESCO (2020) menunjukkan adanya penurunan pendapatan pada sektor usaha dengan rincian sebagai berikut: F&B (8 persen); kerajinan tangan (14 persen); fashion (16 persen); dan Lainnya seperti resto, agrikultur, warkop, dan lainnya (62 persen).

Padahal, sektor UMKM menyerap tenaga kerja begitu besar. Catatan KemenkopUKM tahun 2018 memperlihatkan angka tersebut mencapai 116.978.631 orang tenaga kerja, angka ini menyentuh 97,01 persen tenaga kerja di Indonesia. Menjelang akhir pemaparan, Rifki menyuguhkan konsep penanganan krisis dengan merujuk pada J. M. Keynes (1883-1946) dan J. Schumpeter (1883-1950). Dirinya mengatakan bahwa UMKM harus diikutsertakan dalam sistem keuangan nasional agar mendapatkan dapat mendapatkan modal dari bank. Hal tersebut patut diikuti dengan pendampingan pada pelaporan keuangan. Terakhir, panduan teknis juga patut diberikan agar pelaku UMKM dapat memanfaatkan teknologi informasi. (Muhamad Rifki Fadilah)

Latest news

Musa Rajekshah:Calon KDH GOLKAR Di Kepulauan Nias Pasti Menang

Nias,Warta.in- Ketua DPD Partai Golkar Sumut Musa Rajekshah melanjutkan konsolidasi di Kepulauan Nias. Seluruh pengurus dan kader Golkar diimbau merapatkan barisan untuk memperjuangkan calon...

Rizieq Shihab Sudah Menyatakan Perang Terhadap Negara, Jemput Paksa, Kejar dan Tangkap, Siapapun sama dimata hukum !

HUKUM – Rizieq Shihab “RS” sudah jelas melakukan Makar, secara terbuka membuat seruan revolusi akhlaq dan revolusi Zihad akan merubah NKRI yang berdasar Pancasila...

Peduli Kesehatan Lansia, Babinsa Serindang Lakukan Pendampingan Posyandu

Warta.in, Sambas - Guna mendukung program pemerintah yang dilaksanakan di desa binaannya demi kesejahteraan masyarakat. Babinsa Serindang, Koramil 1208-03/Tebas, Sertu Agus M.Y, melakukan pendampingan...

BRIPKA Yogi Yanto Peduli Dengan Kakek Pengendara Sepeda

Madina,Warta.in- Kapolres Madina AKBP Horas Tua Silalahi, S.I.K, M.Si melalui personil satuan lalu lintas Polres Madina dibawah pimpinan AKP Septian Dwi Rianto, S.H, S.I.K,...

Related news

Musa Rajekshah:Calon KDH GOLKAR Di Kepulauan Nias Pasti Menang

Nias,Warta.in- Ketua DPD Partai Golkar Sumut Musa Rajekshah melanjutkan konsolidasi di Kepulauan Nias. Seluruh pengurus dan kader Golkar diimbau merapatkan barisan untuk memperjuangkan calon...

Rizieq Shihab Sudah Menyatakan Perang Terhadap Negara, Jemput Paksa, Kejar dan Tangkap, Siapapun sama dimata hukum !

HUKUM – Rizieq Shihab “RS” sudah jelas melakukan Makar, secara terbuka membuat seruan revolusi akhlaq dan revolusi Zihad akan merubah NKRI yang berdasar Pancasila...

Peduli Kesehatan Lansia, Babinsa Serindang Lakukan Pendampingan Posyandu

Warta.in, Sambas - Guna mendukung program pemerintah yang dilaksanakan di desa binaannya demi kesejahteraan masyarakat. Babinsa Serindang, Koramil 1208-03/Tebas, Sertu Agus M.Y, melakukan pendampingan...

BRIPKA Yogi Yanto Peduli Dengan Kakek Pengendara Sepeda

Madina,Warta.in- Kapolres Madina AKBP Horas Tua Silalahi, S.I.K, M.Si melalui personil satuan lalu lintas Polres Madina dibawah pimpinan AKP Septian Dwi Rianto, S.H, S.I.K,...