25 C
Jakarta
Rabu, Januari 19, 2022

Indonesian Chef Association ( ICA) Proteksi Kuliner NTB dan Nusantara

Array

Mataram-Serangkaian acara tahunan dari ICA dilakukan secara Hybrid online dengan alasan karena wabah Covid 19 yang masih mendera.

Sementara untuk persiapan menyambut even akbar pariwisata NTB, ICA menggelar Rapimnas.
Rapimnas yang diadakan di Mataram ini dihadiri para pegiat kuliner dan Ambassador ICA di luar negeri dan peserta dari seluruh Indonesia.

Menurut Wakil Ketua BPD ICA NTB, Ida Wayan Sudibya Arcana, ICA biasanya melakukan
tur ke daerah-daerah destinasi di Indonesia ketika mengadakan Rapimnas. Namun karena kondisi Covid beberapa kegiatan dilakukan secara online.

Dijelaskan Ida, Rapimnas ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas kuliner nusantara. Selain
ICA mempunyai misi untuk memajukan Kuliner Nusantara agar mampu bangkit dan bersaing dengan kuliner-kuliner yang datang dari luar negeri.

Dikatakan tahun 2010 ICA di NTB sudah terbentuk . Namun kepengurusan terdahulu tidak terlalu aktif maka kegiatan menjadi vakum .
Maka setelah dilakukan berapa kali Penyegaran kepengurusan mulai dari tahun 2016 dibentuklah kepengurusan baru BPD ICA NTB dengan anggota 10 orang . Anggota di NTB sekarang sudah mendekati 100 anggota.

Kepengurusan di beberapa daerah kabupaten di Lombok sudah teregistrasi, namun beberapa ada yang belum masuk Jadi anggota.

Padahal menurut ida, persyaratan masuk menjadi anggota di ICA tidak hanya orang chef. seorang yang mencinta kuliner, pengusaha restoran, warung dan sebagainya bisa bergabung di keanggotaan ICA.
Keanggotaan ICA di seluruh Indonesia, katanya sudah mencapai 5.000 orang.Dan juga ada chef anggota ICA yang terdaftar dari luar negeri seperti di Timur Tengah di Brunei, Malaysia dan sebagainya.

Lebih jauh ida menjelaskan sejumlah
pengurus daerah yang sudah terbentuk di Lombok Utara Lombok Tengah, Sumbawa, Bima dan Dompu. Nah propinsi NTB telah terbentuk pengurus baru dan diharapkan bisa bangkit di bidang kuliner .

“Oleh karenanya kita membentuk tenaga tenaga ahli kuliner untuk mensiasati persiapan-persiapan pariwisata di NTB terutama yang menyangkut dengan persiapan MotoGP,” jelasnya sambil menyebut

ICA biasanya setiap tahun akan melakukan uji kompetensi kenaikan kelas training untuk murid sekolah. Semuanya diitujukan untuk meningkatkan kualitas kuliner dan ICA akan bertanggung jawab terhadap Eksistensi kuliner lokal NTB.
masih menurut Ida Wayan Sudibya Arcana
sejumlah even besar telah dilaksanakan dengan berkolaborasi dengan pemda lombok barat dalam mempromosikan pariwisata setempat.
Begitu juga dengan demo masak di beberapa Hotel.
Dijelaskan Ida saat ini
sebagian besar hotel-hotel yang ada di NTB sudah memasukkan anggotanya tergabung di ICA.
Dalam hal persiapan tenaga kerja kuliner , sambung Ida, ICA membuat pelatihan keterampilan bekerjasama dengan BLK .
Pelatihan dan kerjasama dengan BLK bertujuan untuk memberikan pendidikan yang lebih ekstra kepada anggota supaya mendapatkan sejumlah keterampilan.

“Sejumlah pelatihan diberikan kepada para tenaga kuliner yang terdampak pandemi. Karena pandemi banyak hotel yang di merumahkan karyawannya.
Jadi itu yang dilatih lagi dan kemudian diberikan pengetahuan memasak yang lebih supaya ilmu kuliner dan keterampilan juga meningkat.
Dalam hal keanggotaan, urainya,
siapa saja bisa ikut dan kapanpun

Pada beberapa sesion
Ida mengakui berapa kali mengadakan demontrasi memasak ayam taliwang ribuan porsi di Kantor Gubernur. Saat itu ICA bekerja sama dengan pengusaha kecil kaki lima dan ikut berpartisipasi mengadakan masak ayam taliwang.

Dalam hal melindungi kuliner nusantara dan lokal setempat ,ICA memasukkan beberapa item masakan khas NTB untuk tetap memproteksi Kuliner Nusantara.

Untuk masakan-masakan luar negeri, tandasnya, tetap akan diadakan seperti kontinental dan lain sebagainya. Sesuai dengan kebutuhan dan sudah diatur oleh masing masing Cheff.

Penulis : SAHRIR

Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img
error: Content is protected !!