Istihanah, S.Ag. Turun Langsung Pimpin Guru Bersihkan SDN Ciasem 2 Meski Masih Banjir
SUBANG, Ciasem | Warta In Jabar – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Ciasem selama beberapa hari terakhir menyebabkan banjir di sejumlah titik. Luapan Kali Cijengkol turut merendam fasilitas pendidikan, salah satunya SDN Ciasem 2 yang berlokasi di Desa Ciasem Tengah, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang.
Genangan air mulai masuk ke lingkungan sekolah sejak Sabtu dan masih terlihat hingga Minggu, 25 Januari 2026. Air merendam ruang kelas, ruang guru, serta area kantor sekolah, sehingga mengganggu fasilitas belajar mengajar.
Meski hari Minggu merupakan waktu libur, Kepala Sekolah SDN Ciasem 2, Istihanah, S.Ag., tetap turun langsung ke sekolah dan memimpin para guru serta staf melakukan aksi bersih-bersih. Mereka bergotong royong membersihkan sisa air, lumpur, dan sampah yang terbawa banjir agar sekolah dapat segera digunakan kembali.
Dalam sebuah video berdurasi sekitar satu menit yang beredar, tampak Istihanah, S.Ag. bersama para guru membersihkan ruang guru yang sebelumnya tergenang air. Dengan peralatan seadanya seperti sapu lidi, ember, dan gayung plastik, mereka bahu-membahu menghalau air keluar dari ruangan. Meski kondisi di luar sekolah masih digenangi banjir, suasana kebersamaan dan kekompakan tetap terlihat, bahkan sesekali diselingi canda.
“Di hari kedua banjir ini, tepat di hari Minggu, kami bersama-sama membersihkan seluruh ruangan yang kemarin terendam cukup parah. Kami ingin memastikan sekolah siap dan nyaman saat siswa kembali belajar,” ujar Istihanah, S.Ag.
Langkah cepat ini dilakukan sebagai upaya pencegahan agar lumpur tidak mengeras, bau tidak sedap tidak muncul, serta meminimalkan risiko penyakit akibat sisa genangan air. Pembersihan difokuskan pada ruang guru, ruang kelas, dan area pelayanan sekolah.
Dedikasi Istihanah, S.Ag. bersama para guru SDN Ciasem 2 menjadi contoh nyata kepemimpinan dan pengabdian di dunia pendidikan. Mereka rela mengorbankan waktu libur demi menjaga lingkungan sekolah tetap layak dan aman bagi para siswa.

Pihak sekolah berharap adanya perhatian dari instansi terkait terhadap persoalan banjir yang kerap terjadi akibat luapan Kali Cijengkol, agar kejadian serupa tidak terus mengganggu aktivitas pendidikan ke depannya.





























