25.9 C
Jakarta
Jumat, Januari 16, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Kabupaten Mukomuko Digemparkan Lonjakan Kasus Kekerasan Seksual Anak, Ketua PDPM Angkat Bicara!

Warta.in-Mukomuko,Bengkulu

Kabar mengejutkan datang dari Kabupaten Mukomuko, di mana lonjakan kasus kekerasan seksual terhadap anak sepanjang tahun 2025 menjadi sorotan utama. Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Mukomuko tak tinggal diam, menyuarakan keprihatinannya atas peningkatan kasus yang memprihatinkan ini. Data terbaru menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku adalah orang-orang terdekat korban, termasuk ayah kandung, menambah pilu situasi ini (19/11).

Hingga November 2025, tercatat 13 kasus kekerasan seksual terhadap anak, melonjak tajam dari 10 kasus di sepanjang tahun 2024. Ketua PDPM Mukomuko, Saprin Efendi, memberikan apresiasi kepada aparat penegak hukum atas keseriusan mereka dalam menangani kasus-kasus ini. Diharapkan, vonis berat yang dijatuhkan oleh pengadilan dapat memberikan efek jera yang signifikan bagi para pelaku.

“Kami terus memantau dengan seksama proses hukum yang tengah berjalan di Pengadilan Negeri Mukomuko, termasuk kasus-kasus yang melibatkan orang tua kandung sebagai tersangka,” ungkap Saprin Efendi dengan nada prihatin.

Saprin juga menekankan pentingnya penanganan yang komprehensif, mulai dari upaya pencegahan hingga penegakan hukum yang tegas. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah, aparat penegak hukum, pendamping korban, serta lingkungan sekitar, untuk bekerja secara profesional dan tidak mengaburkan esensi permasalahan dalam setiap penanganan kasus.

“Putusan pengadilan selama ini dinilai telah memenuhi harapan masyarakat, dengan vonis berkisar antara 15 hingga 18 tahun penjara. Hukuman maksimal ini sangat krusial untuk memberikan efek jera yang mendalam bagi pelaku,” imbuhnya.

PDPM Mukomuko sangat berharap agar komitmen dari berbagai pihak dalam melindungi anak-anak yang menjadi korban kekerasan seksual terus diperkuat. Upaya pencegahan yang gencar dan penegakan hukum yang tanpa kompromi diharapkan dapat menekan angka kasus serupa di masa mendatang, menciptakan lingkungan yang benar-benar aman dan kondusif bagi tumbuh kembang anak-anak di Kabupaten Mukomuko. (HD)

Sumber: (Rizon Saputra)

Berita Terkait