29.8 C
Jakarta
Sabtu, Maret 28, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Kak Dikky Anugerah Panjaitan Gagas Koperasi Pramuka Sebagai Kemandirian Organisasi

Kak Dikky Anugerah Panjaitan Tegaskan Koperasi sebagai Pilar Transformasi Ekonomi Pramuka Sumut

Warta.In ( Medan) — Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Sumatera Utara terus melakukan langkah progresif dalam memperkuat fondasi kelembagaan melalui penguatan sektor ekonomi. Hal itu ditandai dengan penyelenggaraan Penyuluhan Pembentukan dan Pendirian Koperasi yang digelar secara daring dan diikuti jajaran pimpinan Kwarda serta perwakilan Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Sumatera Utara.(28/3/2026)

Ketua Kwarda Sumatera Utara, Kak Dikky Anugerah Panjaitan, dalam sambutannya menegaskan bahwa koperasi harus ditempatkan sebagai strategi besar transformasi ekonomi Gerakan Pramuka. Menurutnya, kemandirian organisasi tidak akan terwujud tanpa keberanian membangun sistem ekonomi yang terstruktur, profesional, dan berbasis nilai kebersamaan.

“Kita tidak boleh selamanya bergantung pada pola pembiayaan yang terbatas. Pramuka harus memiliki sumber pendapatan baru yang sah, produktif, dan berkelanjutan. Koperasi adalah instrumen konstitusional sekaligus ideologis yang paling tepat untuk itu,” tegas Kak Dikky.

Ia menekankan bahwa koperasi di lingkungan Pramuka bukan sekadar unit usaha, tetapi bagian dari pendidikan karakter dan kepemimpinan ekonomi. Melalui koperasi, anggota dididik untuk memahami tata kelola, transparansi, tanggung jawab, serta semangat gotong royong dalam membangun kesejahteraan bersama.

Lebih jauh, Kwarda Sumatera Utara menargetkan berdirinya koperasi di seluruh Kwarcab se-Sumatera Utara. Target tersebut tidak hanya bersifat administratif, melainkan harus diwujudkan dalam bentuk koperasi yang aktif, sehat, dan mampu melahirkan unit-unit usaha baru sesuai potensi daerah masing-masing.

“Kita ingin setiap Kwarcab memiliki koperasi yang hidup. Ada usaha riil yang dijalankan, ada perputaran ekonomi, dan ada manfaat langsung bagi anggota serta mendukung pembiayaan kegiatan pembinaan,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Kwarda akan melakukan pendampingan pembentukan koperasi secara sistematis di setiap Kwarcab. Pendampingan tersebut mencakup sosialisasi regulasi, penyusunan anggaran dasar dan rumah tangga, pembentukan struktur pengurus, hingga proses legalitas dan perencanaan bisnis.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Utara, Kak Pratiwi Mulya Ningrum, yang memaparkan landasan hukum koperasi serta model pengelolaan yang adaptif dan akuntabel. Ia menjelaskan bahwa koperasi merupakan wujud nyata demokrasi ekonomi yang memberi ruang partisipasi setara bagi setiap anggota dalam proses produksi, distribusi, dan pengambilan keputusan.

Sementara itu, kegiatan dipandu oleh Kak Disti Nuraidho yang bertindak sebagai moderator sekaligus panitia pelaksana. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pertanyaan teknis dari peserta terkait mekanisme pendirian dan strategi pengembangan koperasi di tingkat cabang.

Melalui kegiatan ini, Kwarda Sumatera Utara berharap lahirnya ekosistem ekonomi Pramuka yang kuat dan terintegrasi. Koperasi diharapkan menjadi fondasi baru dalam memperkuat kemandirian organisasi, memperluas manfaat gerakan bagi anggota, serta meneguhkan peran Pramuka sebagai agen pendidikan karakter yang adaptif terhadap tantangan zaman.(**)

Berita Terkait