29.8 C
Jakarta
Rabu, Desember 8, 2021

Kapolda Sumut Bersama Pangdam l B/B Gelar Konferensi Pers Pembunuhan Marsal

PEMATANGSIANTAR,

Akhirnya tabir pembunuhan Marasalim Harahap (42) alias Marsal Harahap, pemilik media online LasserNewstoday.com terkuak usai polisi menetapkan tersangka kepada pelaku pembunuhan Marsal.

Penetapan ini disampakan polisi pada saat konferensi pers yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak di Mapolres Pematangsiantar Kamis, (24/06/2021) pukul 17.30WIB. Dalam Konferensi pers itu Kapolda bersama Pangdam I/BB Mayjen Hassanudin SIP MM, Dandenpom I/I Siantar, Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo dan Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar.

Para tersangka yang ditetapkan tersebut adalah YFP (31) warga jalan Melati, Kelurahan Tanjung Tongah, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar. Kemudian pemilik KTV Ferari Bar & Resto S (57), warga jalan Seram Bawah, Kelurahan Banten, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar.

Dalam penjelasannya Kapolda menerangkan, sebelumnya anggotanya sudah memeriksa sejumlah saksi – saksi dalam mengungkap kasus pembunuhan Marsal Harahap. Diantaranya 3 orang dari Kantor LasserNewstToday.com. Saksi dari warung tuak sebanyak 8 orang, saksi ini diperiksa karena korban Marsal sebelumnya ada mampir untuk minum tuak diwarung Br Ginting di jalan Rindung. Lalu saksi sebanyak 16 orang dari Siantar Hotel.

Adalagi saksi lainnya sebanyak 23 orang dari lokasi Tempat Kejadian Perkara dan 5 orang saksi lainnya dari Ferrari Bar & Resto. Kata Panca.

Terkait penyebab tersangka melakukan aksi kejinya dijelaskan Kapolda Panca Simanjuntak adalah akibat rasa sakit hati pelaku S kepada korban yang sering melakukan pemberitaan atas usaha KTV Ferrari Bar & Resto miliknya yang menjual Narkoba jenis obat – obatan.

Untuk itu S memerintahkan YFP untuk melakukan peringatan kepada Marsal Harahap. YFP pun akhirnya mengajak rekannya berinisial A untuk mengeksekusi Marsal. Terang Panca Simanjuntak.

Alat bukti yang kami amankan dalam kasus ini, kata Panca adalah, rekaman CCTV, Mobil korban Marsal Harahap jenis Datsun GO warna putih dengan plat polisi BK 1921 WR.

Ada juga senjata Air Softgun. Senjata Api jenis Pistol dan 1 buah Magazin dengan 6 butir peluru. Kemudian ada juga 1 lembar Kwitansi dari Ferrari Bar & Resto.

Sementara itu para pelaku akan dikenakan pasal 340 KUHPidana tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup dan pasal 338 KUHPidana tentang pembunuhan.

Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img
error: Content is protected !!