32.9 C
Jakarta
Sabtu, Oktober 23, 2021

Karyawan PT PLN Cabang Kota Pinang Seperti Ibu Tiri Yang Kejam

Array

Warta.in Labuhan Batu Selatan- Karyawan PT. PLN cabang Kota Pinang kabupaten Labusel sangat kejam seperti layaknya kejamnya Ibu tiri, terlebih kepada masyarakat yang kurang mampu seperti terjadi kepada warga Desa persiapan sumberejo pasar tiga (A) kecamatan Torgamba. 

Keterlambatan pembayaran PLN satu bulan, pihak karyawan PLN langsung memutuskan arus listrik warga. Ketika pemutusan PLN anak dari pemilik rumah Ari umur 24 tahun  sudah mohon tolong  agar jangan dulu di putus menunggu orang tua pulang dari ladang, namun karyawan  PLN tidak menghiraukan bahasa anak yang  minta tolong kepada karyawan PLN yang bertugas di kecamatan torgamba.Malah karyawan tersebut menunjukkan arogan kepada anak  pemilik rumah tersebut. 

Awak media juga  berupaya agar karyawan PT. PLN yang berinisial AT cabang kota pinang agar bersabar menunggu pemilik rumah yaitu supri pulang dari kebun, namun karyawan PLN menunjukan sifat sombong dan sifat arogannya. 

Masyarakat desa persiapan sumberejo juga mengungkapkan kekecewaannya atas dengan adanya tindakan karyawa PLN yang juga menyegel lampu Masjid Muhamadiyah sumberejo pasar dua (A).(30/04/21).

Juga hanya terlambat pembayaran satu bulan langsung di segel,mohonlah hubungi pengurus Masjid Muhamadiyah yang terdekat jangan langsung main segel. Kami minta  kepada pimpinan Manager PLN cabang Kota Pinang agar jangan tebang pilih masalah pemutusan lampu PLN” ungkap masyarakat.

DPC. AWNI Kabupaten Labuhan Batu Selatan Porkot Pulungan mengatakan kepada awak media  30/04/2021 di Kantor bahwa tindakan yang di buat pihak karyawan  PT. PLN tersebut adalah tindakan di luar pada UU No. 4 thn 1999 tentang, perlindungan konsumen seperti yang di tuangkan UU no. 8 thn 1999 di mana jelas Pihak Konsumen mendapat keamanan, kenyamanan dan ketenangan maka dari itu kami mohon kepada penegak hukum agar menindak tegas  oknum-oknum Karyawan PLN yang memutus arus listrik tanpak ada komporomi apalagi karyawan yang menunjukkan arogannya terhadap Konsumen. Tandasnya.(DR MOI)

Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img