29.5 C
Jakarta
Kamis, Februari 25, 2021

Kemenparekraf dorong UMKM sekawasan Danau Toba siap Digital

Warta.in – Danau Toba.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendorong Usaha Mikro, Kecil dan menengah(UMKM) Ekonomi Siap Digital, dengan menggelar Workshop master class di hotel Niagara Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon(Girsip), Kabupaten Simalungun, Kamis (18/02/2021).

Workshop master class UMKM siap digital ini, untuk meningkatkan kemampuan UMKM ekonomi kreatif di pasar digital sehingga bisa memperluas pasar produknya, dan digelar dengan kolaborasi sesama stakeholder seperti Kemenparekraf, Dana, BI, IT Del dll, yang dihadiri puluhan peserta dari Kabupaten sekawasan Danau Toba dan di Buka langsung oleh Sekdis Pariwisata Kab. Simalungun Anson Napitupulu.

Peserta Masterclas UMKM kreatif siap digital di kawasan Danau Toba

Sambutan Koordinator Tata Kelola Ekonomi Digital Kemenparekraf, Doni Setiawan menjelaskan, kegiatan workshop masterclass UMKM dan ekonomi Kreatif siap digital dikawasan Danau Toba, bertujuan agar produk UMKM kreatif bisa masuk dan bersaing di pasar digital.

“Diharapkan dengan adanya workshop ini, para UMKM kreatif bisa meningkatkan penjualannya di pasar digital, meski dimasa pandemi, karena kita tau produk-produk dikawasan Danau Toba itu bermacam, Ada kriya/seni lukis, fashion/ Ulos, seni pertunjukan, dan kuliner maka perlu di pasarkan secara luas, melalui digitalisasi” ungkapnya,

Display produk UMKM dari peserta Masterclass UMKM siap Digital

Doni mengaku produk kreatif yang tenar di Danau Toba adalah Ulos, Kemudian Kopi, dan seni pertunjukan. Diharap para peserta UMKM itu dapat membranding produknya agar pembeli percaya.

“Turunan dari produk kreatif Danau Toba, memerlukan dorongan agar lebih terkenal dan diminati serta dibeli masyarakat Indonesia, dan masterclass UMKM siap digital ini telah dilakukan di beberapa daerah, yaitu Toba, Samosir, Dairi , Simalungun dan Samosir. Diharapkan alan terbentuk ekosistem ekonomi kreatif digital di danau toba, Dan salah satunya adalah dengan meningkatkan peran komunitas untuk membangun ekosistem itu,” kata Doni,

Lanjut, Kepala Devisi Sistem pembayaran pengelolaan uang dan manajemen Intel Sumatera Utara, Nasrullah menyampaikan, Bank Indonesia mendukung program UMKM ekonomi siap digital. Agar perekonomian UMKM bisa bergerak di masa pendemi.

“Bank Indonesia mendukung program UMKM kreatif siap digital sebagaimana telah dilakukan di Sumatera Utara maupun di Indonesia, artinya dimasa pendemi dibutuhkan UMKM kreatifitas tinggi, yang kita dorong melalui marketing online (digital),” tegasnya,

Nasrullah juga mengatakan, Bank Indonesia mempersiapkan transaksi menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia sejak tahun 2019.

Transaksi bisa dilakukan secara tunai dan non tunai, dan berlaku di seluruh Indonesia,” tegasnya.

Ferindra
Ferindra
Melayani dengan tulus

Latest news

Related news