URUS PERIJINAN

KLIK GAMBARspot_imgspot_imgspot_imgspot_img
35 C
Jakarta
Senin, September 26, 2022

URUS PERIJINAN

KLIK GAMBARspot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kepala Bappenas: Target_Net Zero Emission

*Kepala Bappenas: Target_Net Zero Emission_*

Warta.in, Jakarta – Kepala Bappenas mengatakan, untuk menyelamatkan Indonesia emas pada tahun 2045 dari _Middle Income Trap_ sekaligus ancaman dampak perubahan iklim, maka Indonesia perlu mendorong kebijakan _Net Zero Emissions_ Indonesia, pada berbagai skenario yang memungkinkan untuk dilaksanakan.

Hal ini disampaikan saat memberikan pidato kunci dalam webinar Indonesia _Net Zero Summit_ 2021 yang mengusung tema “Selamatkan Indonesia Emas 2045 Dari Ancaman Darurat Iklim”, pada Selasa, 20 April 2021.

Menteri menjelaskan, berbagai negara seperti Swedia, UK, Perancis, Denmark, Hongaria, New Zealand, bahkan Tiongkok telah menetapkan target mencapai _Net Zero Emission_ pada kisaran tahun 2050 hingga 2060.

Sedangkan untuk Indonesia, Bappenas telah melakukan exercise dan terdapat beberapa skenario untuk mencapai _Net Zero Emission_ Indonesia berdasarkan pilihan tahun tercapainya _Net Zero Emission_, yaitu tahun 2045, 2050, 2060, atau 2070.

“Tentunya pilihan tahun ini memiliki implikasi pada pola pembangunan dan pilihan kebijakan yang harus kita terapkan mulai dari sekarang,” ujar Menteri.

Lebih lanjut, hasil simulasi Bappenas menunjukkan bahwa Indonesia dapat mencapai puncak atau peak emisi GRK pada sektor energi pada tahun 2027 jika skenario yang dipilih adalah _Net Zero Emission_ tahun 2045 atau 2050, dan puncak emisi GRK pada tahun 2033 hingga 2034 jika kebijakan yang dipilih adalah _Net Zero Emission_ tahun 2060 atau 2070.

Sementara di sektor lahan, dengan kebijakan reforestasi dan restorasi lahan termasuk mangrove, Indonesia dapat mencapai net carbon sink pada tahun 2038 hingga 2039 untuk skenario _Net Zero Emission_ 2045 dan 2050, dan tahun 2041 hingga 2042 untuk skenario _Net Zero Emission_ tahun 2060 dan 2070.

Menteri mengatakan, dalam _exercise_ yang Bappenas lakukan, sektor energi dan sektor lahan menyumbang lebih dari 90% total emisi Indonesia selama tahun proyeksi, dan sisanya berasal dari sektor limbah.

“Maka, kebijakan Pembangunan Rendah Karbon menuju Net Zero Emission pada sektor lahan dan energi menjadi sangat strategis dalam jangka menengah dan panjang,” tutup Menteri.

Selasa, 20 April 2021
*Tim Komunikasi Publik*
Kementerian PPN/Bappenas
Https://linktr.ee/suharsomonoarfa

Follow:
Instagram Menteri PPN: @suharsomonoarfa
Twitter Menteri PPN: @Suharso_M
Fanpage Menteri PPN: Suharso Monoarfa

Pewarta:(Indra Tjahjono)

Warta Baru
Warta Terkait