Warta In | Prabumuih – Polemik terkait kepengurusan baru Komite Nasional Pemuda Indonesia kota Prabumulih kembali mencuat.
Dalam Musyawarah Daerah (Musda) DPD KNPI Prabumulih yang telah digelar pada 21 Agustus 2024 lalu di gedung kesenian rumah dinas walikota prabumulih. M. Jei Rekas Pakarlasa SH terpilih secara aklamasi sebagai ketua DPD KNPI Prabumulih periode 2024-2027.
Namun hingga saat ini kepengurusan baru tersebut belum dilantik, sehingga menimbulkan keresahan kader dan anggota KNPI.
Sejumlah anggota KNPI mendesak agar pelantikan kepengurusan baru segera dilakukan. Desakan ini disampaikan secara tegas oleh hendri gunawan, ketua pengurus kecamatan (PK) Prabumulih Selatan KNPI.
“Pelantikan ini sangat mendesak, mengingat jarak waktu antara MUSDA dgn sekarang sudah lebih dari enam bulan. Jika dibiarkan berlarut-larut, hal ini bisa menjadi preseden buruk bagi organisasi dan bertentangan dengan aturan dalam AD/ART KNPI” ucap Hendri.
Tanpa pelantikan resmi, banyak agenda penting yang seharusnya berjalan menjadi terlambat. Termasuk program-program pembinaan dan pemberdayaan pemuda prabumulih.
Sama hal nya dengan anggota KNPI yang lain, mereka menilai keterlambatan pelantikan ini bisa menghambat jalan nya program kerja serta menurunkan kredibilitas organisasi di mata publik dan pemerintah daerah.
“KNPI adalah wadah penting bagi pemuda prabumulih, jika kepengurusan baru tak kunjung dilantik, maka program-program yang telah disusun terbengkalai. Jangan sampai kondisi ini mencerminkan lemahnya komitmen terhadap regenerasi kepemimpinan” ucap salah satu kader KNPI yang enggan menyebutkan nama.
M. Jei Rakas Pakarlasa SH. Yang telah ditetapkan ketua DPD KNPI Prabumulih, sebelumnya telah menyatakan komitmennya untuk melanjutkan program yang sudah berjalan dan berinovasi demi kemajuan pemuda di kota prabumulih. Namun tanpa adanya pelantikan resmi, langkah-langkah tersebut sulit direalisasikan secara formal.
Beberapa pihak berharap agar DPD KNPI Sumatera Selatan dan pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk memastikan pelantikan dapat terlaksa dalam waktu dekat.
Sementara itu, ketua DPD KNPI Prabumulih terpilih M. Jei Pakarlasa SH menanggapi desakan pelantikan kepengurusan baru yang telah lama dinanti. Saat di konfirmasi dirinya menegaskan bahwa proses pelantikan akan tetap dilakukan namun perlu menunggu petunjuk dari Walikota Prabumulih H Arlan setelah perayaan Idul Fitri.
Lebih lanjut M. Jei Pakarlasa yang biasa di sapa Jei Rakas merespon keluhan mengenai keterlambatan pelantikan yang sudah lewat lebih dari setengah tahun pasca musda KNPI Prabumulih pada Agustus 2024
Menurut Jei Rakas, ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan dalam proses ini antara lain
• KNPI harus berfokus pada agenda Pilkada
• Ada momen pemulihan sebelum langkah selanjutnya
• Menjalin komunikasi dgn walikota terpilih pada awal 2025
• Pembuatan formatur tidak bisa sembarangan,
• Bulan ramadhan menjadi pertimbangan dalam menentukan langkah lebih lanjut.
Jei Rakas menegaskan bahwa dirinya berupaya menjaga perasaan semua pihak agar tidak ada yang merasa kecewa. Ia pun meminta dukungan dari seluruh anggota KNPI agar pelantikan bisa segera di urus.
Terkait agenda penting KNPI, Ia menyebut bahwa hanya ad satu program utama yang dijadwalkan pada 2025 dan bisa direalisasikan kapan saja sesuai momen yang tepat
“Insha Allah pelantikan akan segera kita urus. Mohon dukungan dan support dari semua kawan-kawan” tutupnya.