26 C
Jakarta
Selasa, Oktober 19, 2021

Ketua DPD RI, Vaksinasi Harus Dipercepat, PPJNA98: Dengan Gerakan Rakyat 

PALABUHANRATU SUKABUMI – Menyimak yang disampaikan Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menilai program vaksinasi perlu dipercepat agar Indonesia bisa segera keluar dari situasi pandemi COVID-19. Disampaikan di Bandung Jawa Barat.

Menurut LaNyalla, percepatan pentin dilakukan karena capaian vaksinasi di Indonesia masih berada di kisaran angka 40 persen dari jumlah penduduk penerima vaksin.

“Untuk mencapai kekebalan komunal, kita membutuhkan penyebaran vaksinasi minimal 70 persen dari jumlah penduduk penerima vaksin,” kata LaNyalla dalam keterangan tertulis, Minggu (Detik Com – 10/10/2021).

Dari pernyataan LaNyalla bahwa harus adanya percepatan dalam program vaksinasi benar adanya, itu diwujudkan harus ada kepedulian gerakan bersama seluruh lapisan masyarakat, semua organisasi, kalangan dunia usaha, dengan gerakan rakyat secara nasional mendukung program vaksinasi yang sedang digencarkan Presiden Jokowi, kata Abdul Salam Nur Ahmad Sekjen PPJNA 99, Senin (11/10/2021).

Selanjutnya “Bapak LaNyalla sebagai Ketua DPD RI bersama Ketua DPR-RI, Ketua MPR-RI harus pimpin gerakan rakyat secara nasional percepatan vaksinasi, bersama-sama bahu membahu untuk melindungi rakyat dari serangan virus Corona, untuk itu pemerintah harus menjamin ketersedian vaksin dan tenaga kesehatan sehingga rakyat dengan mudah mendatangi tempat tempat lokasi pelaksanaan vaksinasi, di daerah daerah jangan terjadi kekurangan vaksin dan kurangnya tenaga kesehatan, ujar Abdul Salam.

Anto Kusumayuda Ketum PPJNA 98 mengatakan “Dalam Gerakan Rakyat Percepatan Vaksinasi tersebut, Ketua DPD RI menggerakan semua anggota DPD RI di setiap wilayah dapilnya turun ke rakyat mengerahkan semua potensi kekuatannya untuk percepatan vaksinasi di seluruh wilayah Indonesia, para anggota DPD RI bersatu sama rakyat selesaikan kesulitan dan kendala rakyat dalam melaksanakan vaksinasi, ungkap Anto.

Abdul Salam Nur Ahmad menegaskan “Dengan Gerakan Rakyat tidak ada istilah yang sulit dengan dasar gotong royong persatuan kebersamaan apapun bisa diselesaikan, kuncinya semua lapisan masyarakat bergerak dengan di pimpin Ketua DPD RI, Ketua DPR RI, Ketua MPR RI sebagai simbol wakil rakyat bersatu satu jiwa untuk mensukseskan program vaksinasi nasional.

Itupun harus didukung penuh kalangan Kementrian Kabinet bekerja keras dengan tulus jangan hanya Jokowi saja yang bekerja mati matian, harus mau berkorban segalanya demi melindungi rakyat dari ancaman virus Corona, jangan yang terjadi malah Harta kekayaannya naik melonjak saat pandemi, memprihatinkan sekali tidak ada jiwa mental pejuang dan peduli pada penderitaan rakyat, tegas Abdul Salam Nur Ahmad.

Hal penting dalam Gerakan Rakyat Vaksinasi Nasional itu adalah kepekaan kepedulian dan solidaritas nasional, mentalitas pemimpin para pejabat harus peka peduli pada penderitaan rakyat yang sedang dialami, kesulitan ekonomi akibat pandemi, harus mau membantu berbagi pada sesama rakyat kecil, jangan angkuh arogan dan merendahkan rakyat kecil apalagi bukannya membantu malah menumpuk harta ditengah rakyat sedang kesusahan. Mari kita satukan hati kita dalam sebuah Gerakan Rakyat Vaksinasi Nasional untuk selamatkan dan lindungi rakyat Indonesia, pungkas Anto Kusumayuda Ketum PPJNA 98. (Redaksi)***

Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img