URUS PERIJINAN

KLIK GAMBARspot_imgspot_imgspot_imgspot_img
31.8 C
Jakarta
Minggu, Agustus 14, 2022

URUS PERIJINAN

KLIK GAMBARspot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ketua Fraksi PDIP PALI Sesalkan Sikap Pertamina

Warta Indonesia | Sumsel | Pali – Masyarakat desa benuang kecamatan talang ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Sumatera Selatan, menyampaikan aspirasinya kepada hoirillah terkait persoalan kebocoran pipa Pertamina yang beralamat di desa benuang. Selasa ( 04/01/22)

Terkait bocornya pipa line BN9 – 45 Milik perusahaan plat merah itu belum ada titik terang dalam penyelesaiannya sejak tahun 2019 – sekarang.
Menurut bendahara PDIP PALI tersebut, telah terjadi koordinasi antara berbagai pihak antara lain, Pertamina, pemerintah desa dan masyarakat benuang yang terkena dampak kebocoran tersebut serta telah terjadi kesepakatan yang berisikan Beberapa point dan kesepakatan salah satunya mengenai kompesasi yang dijanjikan belum di realisasikan.

Ungkap hoirillah,
Dalam berita acara nomor /BA-NOT/EP0563/2019-SO pada hari Selasa tanggal 10 Desember tahun 2019 lalu pihak PT, Pertamina ep telah bersepakat mengenai penyelesaian kebocoran pipa minyak PT Pertamina ep BN9-45 SP benuang yang mengenai jalan dan perkarangan warga.

Hoirillah meminta agar Pertamina segera melakukan mediasi dengan masyarakat masyarakat, serta mendata nama-nama masyarakat yang berhak menerima Kompensasi.

” Katanya itu diberikan kepada 20 masyarakat terdampak pencemaran minyak mentah”.

Selanjutnya ditambahkan lg menurut keterangan dari masyarakat sampai awal tahun 2022 belum ada masyarakat mendapat kompensasi dari Pertamina,” kata Ketua Fraksi PDIP PALI Hoirillah”

Hoirillah selaku Ketua Fraksi PDIP PALI bersama masyarakat mempertanyakan langsung menyangkut kejelasan pemberian Kompensasi kepada masyarakat terdampak pencemaran minyak mentah, yang awalnya dijanjikan Pertamina di pertengahan tahun 2020.

” Kami meminta agar proses Kompensasi dapat dirampungkan pihak Pertamina secepatnya, karena sampai saat ini belum ada kejelasan pemberian Kompensasi yang terjadi akibat tumpahan minyak mentah itu,” tegas Hoirillah.

Ditambahkan nya lagi, Proses Kompensasi kepada masyarakat terdampak kebocoran pipa minyak tersebut harus dilakukan secepatnya
” Jangan tunda – tunda hak masyarakat harus di berikan” ujar hoirillah

Politisi dari Partai PDIP itu mengingatkan, jika tidak dipenuhi sesuai komitmen, pihaknya tidak bertanggung jawab bila terjadi gejolak di masyarakat akiba Kompensasi dampak pencemaran minyak mentah itu terlalu lama.

” Permasalahan ini jangan sampai berlarut-larut, Pertamina harus bersikap profesional serta cepat tanggap jika terjadi peristiwa serupa di wilayah kabupaten PALI,” tegas Hoirillah lagi.
Sementara pihak perusahaan PT Pertamina belum terhubung sejak berita ini di terbitkan.

Warta Baru
Warta Terkait