29.1 C
Jakarta
Selasa, Februari 3, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Kolaborasi Posyandu dan Persit, Tinawati Andra Soni Dorong Peningkatan Kualitas Kesehatan

Wartain Banten | Pemerintahan | 29 Januari 2026  — Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menegaskan pentingnya kolaborasi dan sinergi lintas sektor dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Menurutnya, Posyandu memiliki peran strategis sebagai pendukung pemerintah dalam percepatan pelayanan dasar kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Tinawati saat menghadiri Penilaian Lomba Posyandu dan Bina Keluarga Balita (BKB) Tingkat Kesdam dalam rangka HUT ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana yang digelar di Posyandu Bungur 1 Yonif 203/Arya Kamuning, Jatiuwung, Kota Tangerang, Kamis (29/1/2026).

Tinawati menyampaikan kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kolaborasi dan sinergi antara Tim Pembina Posyandu Provinsi Banten dengan Persit Kartika Chandra Kirana dalam membangun kualitas kesehatan masyarakat.

“Kolaborasi dan sinergi dalam membangun kualitas kesehatan. Dalam beberapa kasus penanganan juga terjadi kolaborasi dan sinergi dengan kewilayahan,” kata Tinawati.

Ia menegaskan Posyandu merupakan salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan dasar di masyarakat yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat penimbangan balita, tetapi juga menjadi ruang edukasi, pendampingan, serta pusat pemberdayaan keluarga.

“Posyandu merupakan salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan dasar di masyarakat. Posyandu bukan hanya tempat penimbangan balita, tetapi juga menjadi ruang edukasi, ruang pendampingan, serta pusat pemberdayaan keluarga dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Tinawati menjelaskan saat ini Posyandu turut mendukung enam standar pelayanan minimal (SPM), meliputi bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, serta bidang sosial. Ia mengapresiasi Posyandu Bungur 1 Yonif 203/Arya Kamuning yang telah mengadaptasi Posyandu berbasis enam SPM.

“Melalui Posyandu, kita harapkan pelayanan dasar dapat lebih dekat, mudah diakses, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.Tinawati juga menilai Lomba

Posyandu dan BKB tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi merupakan momentum evaluasi, motivasi, serta penguatan semangat para kader dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelayanan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, ia berharap lahir Posyandu yang semakin inovatif, tertib administrasi, aktif dalam pelayanan, serta semakin kuat dalam menjalin kolaborasi dengan puskesmas dan pemerintah daerah.

“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat besar dan menjadi inspirasi bagi Posyandu lainnya,” pungkasnya.

Komandan Yonif 203/Arya Kamuning, Letkol Inf Julius Sigar, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dewan juri dan tamu undangan yang menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat.

“Menjadi suatu motivasi dan inspirasi untuk terus meningkatkan pelayanan,” ucapnya.

Ia menegaskan komitmen Yonif 203/Arya Kamuning mendukung program pemerintah di bidang kesehatan dan kesejahteraan, serta berharap kegiatan ini mendorong Posyandu yang aktif, mandiri, dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Merupakan sinergi antara yonif, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung SDM yang berdaya saing,” ungkap Julius. “Kegiatan ini diharapkan mendorong Posyandu yang aktif, mandiri,.dan berdaya guna bagi masyarakat,” pungkasnya.

Pembina Posyandu Bungur 1 Yonif 203/Arya Kamuning, Fienda Julius Sigar, menyatakan lomba penilaian Posyandu sebagai sarana evaluasi, pembelajaran, dan motivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan, sekaligus menjadi kebanggaan dan tantangan bagi semua pihak yang terlibat.(WartainBanten)

Berita Terkait

Iskandar Z Sitanggang
Iskandar Z Sitanggang
Pakar Bisnis, Pendidikan dan Hukum