URUS PERIJINAN

KLIK GAMBARspot_imgspot_imgspot_imgspot_img
25.5 C
Jakarta
Minggu, November 27, 2022

URUS PERIJINAN

KLIK GAMBARspot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kurangnya Ketegasan Supermasi Hukum

Array

Warta.In – Labuhanbatu –Terjadi tindakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Di Desa Pebaungan, Kecamatan Bilahulu, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara tepat pada hari Selasa tanggal (7/9/2021) pukul 16.45 WIB. Kejadian tersebut berawal saat sang istri memandikan anak yang ber nama Zubair wiradhana umur 6 thn

Saat itu si Istri  HZ (40 thn) melihat suami Bambang Irawan alias (BI) Sedang Merokok di dapur sepontanitas marah-marah karena melihat BI merokok padahal BI selama ini perokok dan sudah biasa dilihatnya sehari-harinya.

“Setelah selesai Zubair mandi Irawan langsung masuk ke kamar mandi dan setelah selesai mandi masih memakai Handuk, HZ masih terus marah dengan cara memaki-maki dan mempermasalahkan tentang Uang TPP (Tunjangan Pokok Pegawi).

Saat itu para seluruh ASN di Kabupaten Labuhanbatu belum ada yang menerima TPP untuk bulan Oktober, Nopember dan Desember 2021 saat itu Irawan marah  HZ pun semakin emosi dan memukul wajah dan kepala Irawan mendorong HZ agar tidak lagi memukulinya  saat itu pelaku HZ berlari mengambil pisau dapur dan gancu.

HZ telah menggunakan pisau dapur untuk melukai Kepala Irawan di sebelah kiri sebanyak 2 kali, sampai mengeluarkan darah, kemudian  memukul lengan dengan gancu dan pundak kiri dan Henny kurang merasa puas masih mengambil gelas dan dipukulkan di bagian kepala kiri sebelah bawah dan tengah

Ketika darah bercucuran dari kepala Irawan di lantai korban langsung pakai baju dan celana dia berjalan kerumah ABDUL WAHID di sanalah Irawan berobat.

Pada hari Kamis tanggal (9/9/2021) IRAWAN telah melapor ke Polres Labuhanbatu dan laporan nya diterima sesuai adanya surat tanda terima Laporan Polisi dengan Nomor: STTLP/1107/YAN 2.5/IX/2021/SPKT/RES-LB, yang membuat hati dan perasaan si korban tidak nyaman sampai saat ini pihak polres Labuhanbatu belum melakukan penangkapan terhadap pelaku HZ.

Saat Irawan kompirmasi dengan seorang awak media dia mengatakan ini akan ditingkatkan terus dan saya tidak terima atas perbuatannya terhadap saya sampai kemanapun akan ditingkatkan sesuai hukum yang berlaku di NKRI ini. tutup Irawan

(m.m)

Warta Baru
Warta Terkait