29.8 C
Jakarta
Rabu, Desember 8, 2021

Kwarda Pramuka Sumatera Utara Ikuti Rakernas Secara Virtual

 

Warta.In.Medan – Pengurus Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara, mengikuti kegiatan Rapat Kerja Nasional secara virtual di Hotel Santika Medan. Acara Rakernas itu sendiri berlangsung di Ruang Sarbini Cibubur-Jakarta, Selasa (9/3/2021).

Rakernas ini digelar bertepatan dengan Hari Tunas Gerakan Pramuka, diawali dengan menyayikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, hening cipta dan peringatan Hari Tunas Gerakan Pramuka dengan pembacaan alur sejarah Gerakan Pramuka.

Peserta Rakernas ini diikuti seluruh pengurus Kwartir Daerah, Dewan Kerja Nasional, Dewan Kerja Daerah serta undangan lainnya. Pada pengurus Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumut dihadiri Ketua Kwardasu H Nurdin Lubis, SH,MM, para wakil-wakil bidang,andalan, dan kepala bidang serta pengurus Dewan Kerja Daerah Kwarda Sumut.

Sekretrais Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka yang juga Menteri Pemuda dan Olahraga, Dr Zainuddin Amali, saat membuka Rakernas menyampaikan apresiasi kepada Gerakan Pramuka yang terus menjalankan roda organisasi walaupun di tengah pandemi Covid-19.

Diawal sambutannya, Zainuddin Amali menegaskan bahwa, pemerintah mengakui hanya ada satu organisasi kepanduan di Indonesia yakni Gerakan Pramuka. Hal ini juga sesuai fakta sejarah 60 tahun lalu Presiden Soekarno telah menyatukan organisasi-organisasi kepanduan menjadi satu yakni, Gerakan Pramuka.

Pada kesempatan itu Zainuddin mengingatakan kembali dua pesan presiden yakni, kedisiplinan dan kepedulian nasional. Kedisiplinan harus tetap menjadi acuan dan dapat diimplementasikan sehingga mampu menekan penyebaran virus Covid-19, dan usaha untuk memutus matarantai penyebaran virus mematikan ini dapat dicapai.

“Sikap kedisiplinan dalam Gerakan Pramuka tidak diragukan lagi sehingga dinilai mampu untuk mengimplementasikannya di tengah-tengah masyarakat,” ujar Zainuddin.

Kemudian gerakan Kepedulian Nasional. Gerakan ini kini diuji di tengah-tengah pandemi Covid-19. “Mari kita tingkatkan kepedulian kita kepada orang lain yang sedang dilanda kesusahan”.

Melalui Rakernas ini, pemerintah berharap lahirnya program-program kerja yang diarahkan untuk penangananan Covid-19. Kehadiran Pramuka di tengah-tengah masyarakat dibutuhkan untuk turut serta dalam pemulihan kembali ekonomi masyarakat yang terpuruk akibat Covid-19.

Sebelumnya Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Budi Waseso meminta pemerintah mengakui gerakan kepanduan satu-satunya di Indonesia adalah Gerakan Pramuka.

Dibagian lain, Waseso mengatakan, Gerakan Pramuka tetap menerapkan protokol kesehatan setiap melakukan kegiatan. Begitu juga mengedukasi masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dalam upaya memutus matarantai penyebaran Covid-19.

Dalam acara itu juga diluncurkan logo 60 tahun Gerakan Pramuka, dengan tema “Pramuka Berbakti Tanpa Henti. (sus)

Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img
error: Content is protected !!