Medan ( Warta.In ) – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sumatera Utara menggelar kegiatan buka puasa bersama dalam momentum bulan suci Ramadhan di Kantor Pramuka Sumatera Utara, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum konsolidasi organisasi dalam memperkuat arah kebijakan dan program strategis Gerakan Pramuka Sumatera Utara ke depan.Ketua Kwarda Pramuka Sumatera Utara, Dikky Anugerah Panjaitan, menegaskan bahwa Ramadhan merupakan momentum untuk memperkuat solidaritas, kepedulian sosial, dan komitmen pengabdian organisasi.
“Momentum Ramadhan ini mari kita saling berbagi dan bantu membantu, serta memperkuat konsolidasi organisasi agar Pramuka Sumatera Utara semakin kuat, solid, dan berdaya dalam menjalankan peran pembinaan generasi muda,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dikky memaparkan tiga program prioritas Kwarda Pramuka Sumatera Utara tahun 2026. Program pertama adalah pembentukan Brigade Pramuka Kesatria sebagai unit strategis yang diproyeksikan menjadi garda terdepan dalam berbagai kegiatan pengabdian, termasuk aksi kemanusiaan, kebencanaan, kedisiplinan, dan kepemimpinan generasi muda.
Program prioritas kedua adalah transformasi dan penguatan pengelolaan Bumi Perkemahan (Bumper) Sibolangit melalui pendekatan kolaboratif, partisipatif, dan inklusif dengan melibatkan Kwartir Cabang (Kwarcab) kabupaten/kota, masyarakat, serta para pemangku kepentingan lainnya. Kawasan ini direncanakan menjadi pusat kegiatan kepramukaan terpadu berbasis pendidikan lingkungan, kepemimpinan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui konsep Edu-Eco Tourism.
“Kita ingin pengelolaan Bumi Perkemahan Sibolangit dilakukan secara kolaboratif dan inklusif, dengan melibatkan masyarakat sebagai mitra utama. Pramuka hadir tidak hanya untuk kegiatan kepramukaan, tetapi juga untuk menciptakan ruang edukasi, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi yang memberikan manfaat bersama,” tegas Dikky.
Sebagai bagian dari strategi tersebut, Kwarda Pramuka Sumatera Utara juga memberikan ruang kepada seluruh Kwarcab kabupaten/kota untuk terlibat langsung dalam pengelolaan kawasan Bumper Sibolangit melalui skema kolaborasi berbasis komitmen kelembagaan. Setiap Kwarcab akan diberikan lahan atau zona tertentu untuk dikembangkan dan dikelola secara bertanggung jawab.
Pengelolaan tersebut diarahkan untuk membangun fasilitas dan pusat kegiatan yang mendukung pendidikan kepramukaan, pembinaan karakter, pelatihan kepemimpinan, serta pemberdayaan generasi muda.
Selain itu, pengembangan kawasan juga diharapkan dapat memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui kegiatan edukatif, konservasi, dan kewirausahaan berbasis lingkungan.
Dalam kerangka pengembangan jangka panjang, kawasan Bumper Sibolangit akan ditata dalam tujuh zona strategis, meliputi Zona Inti Bumi Perkemahan, Zona Petualangan (Outbound dan Adventure), Zona Agrowisata untuk edukasi ketahanan pangan, Zona Konservasi lingkungan, Zona Eco-Resort (Glamping dan Leisure), Zona Event dan Festival, serta Zona Ekonomi sebagai sentra UMKM dan pusat edukasi kewirausahaan. Kwarda juga merencanakan pelaksanaan Jambore Daerah Sumatera Utara pada Juli 2026 di kawasan tersebut sebagai bagian dari aktivasi kawasan secara bertahap.
Program prioritas ketiga adalah percepatan pendataan keanggotaan melalui aplikasi Ayo Pramuka sebagai bagian dari transformasi digital organisasi. Saat ini, jumlah anggota Pramuka di Sumatera Utara tercatat sebanyak 93.797 orang. Dengan jumlah penduduk yang mendekati 15 juta jiwa dan potensi bonus demografi yang besar, Kwarda menargetkan pendataan keanggotaan mencapai dua juta anggota selama masa kepengurusan berjalan.
“Kami optimistis dengan dukungan seluruh Kwarcab, Pramuka Sumatera Utara akan tumbuh menjadi organisasi yang semakin kuat, modern, dan berdampak luas bagi pembangunan karakter generasi muda,” katanya.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut dihadiri perwakilan Kwarcab dari berbagai daerah, antara lain Labuhanbatu Utara, Asahan, Padangsidempuan, Toba, Karo, Medan, Binjai, dan Deli Serdang. Para peserta menyampaikan dukungan dan apresiasi terhadap arah kebijakan Kwarda, khususnya model pengelolaan kolaboratif Bumper Sibolangit yang membuka ruang partisipasi aktif kwartir cabang dan masyarakat.
Turut hadir jajaran pengurus Kwarda Pramuka Sumatera Utara, unsur andalan daerah, pimpinan Saka dan Sako, Dewan Kerja Daerah, serta Lembaga Pemeriksa Keuangan. Kegiatan juga dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak yatim serta tausiyah Ramadhan yang disampaikan oleh Ustaz Abdil Muhadir Ritonga, M.Pd.I.(**)





























