31.3 C
Jakarta
Selasa, April 13, 2021

Launching ETLE Nasional di Jakarta

Warta.in, Jakarta- Mabes Porli melalui Korlantas memulai program launching E-Tilang (ETLE) di Gedung National Traffic Management Centre (NTMC) di Pancoraan, Jakarta Selatan pada hari Selasa, 23 Maret 2021 l, dimana lanngsung diresmikan oleh Jenderal Listyo Sigit (Kapolri RI) bersama jajaran Lembaga Negara dan jajaran Korlantas juga jajaran 12 Kapolda melalui virtual.

Acara peresmian launching E-Tilang (ETLE) berjalan sesuai dengan protokol kesehatan 3 M dan undangan yang hadir secara offline di wajibkan mengikuti Swab Antigen dan tetap memakai Masker maupun jaga jarak.

Dalam peluncuran ini awak media tidak diperkenankan masuk ke dalam ruangan peluncuran ELTE untuk menjaga protokol kesehatan Covid-19, dimana para awak Media Cetak dan Online yang juga mengikuti Swab Antigen sebelum mengikuti liputan di Gedung NTMC.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo diketahui hadir pada pukul 09.57 WIB. Dia melambaikan tangan ke awak media namun langsung masuk ke dalam ruangan peluncuran ELTE di dalam gedung NTMC Polri.

Seperti yang disampaikan Kapolri Jend. Listyo Sigit berharap program tilang elektronik ini dapat berangsur-angsur dilakukan seluruh jajaran, tentunya didukung oleh fasilitas teknologi yang tersedia.
Sehingga, penindakan pelanggaran lalu lintas bisa berjalan secara optimal sekaligus menekan potensi pungutan liar di lapangan.
Pengaplikasian sistem E-Tilang sendiri dimulai gaungkan Listyo Sigit yang saat itu masih menjadi calon Kapolri. Hal ini disampaikannya dalam kegiatan Fit and Proper Test bersama Anggota DPR beberapa waktu lalu di Senayan, Jakarta.

“Dalam waktu 100 hari ini saya sudah meminta kepada Bapak Kakorlantas untuk segera mengembangkan pelayanan lain, masalah tilang elektronik, saya harapkan kurang lebih 10 Polda bisa melakukan pelayanan tilang,” terang Listyo.

Kendaraan melintas di bawah kamera Closed Circuit Television (CCTV) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Sabtu (23/1/2021). Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menargetkan 100 kamera electronic traffic law enforcement (ETLE) terpasang di sejumlah ruas jalan di Jakarta pada 2021.

Dengan diberlakukannya tilang elektronik, maka nantinya petugas yang ada di simpang jalan tidak lagi melakukan tindakan penilangan. Mereka juga tidak bisa melakukan tilang di tempat karena sudah terekam melalui CCTV yang sudah disebat di setiap daerah.

“Interaksi bisa berpotensi terjadi penyalahgunaan wewenang. Karena itu, kami hindari. Sehingga tampilan Polri, layanan publik, bisa betul memberikan layanan terbaik, profesional, dan menghilangkan hal-hal menimbulkan korupsi,” tambah Listyo.
Sementara untuk beberapa wilayah yang belum difasilitasi dengan CCTV, pihak kepolisian masih berwenang untuk melakukan tilang di tempat.

Menteri dan Kepala Lembaga yang hadir di antaranya yakni Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, Menteri BPN Suharso Monoarfa, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo.

Selain itu, hadir pula Ketua Mahkamah Agung (MA) RI Syarifuddin, Jaksa Agung RI ST Burhanuddin, Sekretaris Kompolnas, Direktur PT Pos Indonesia, Direktur Utama PT Jasa Raharja, dan sejumlah pejabat Direksi perbankan nasional.

Sebagaimana diketahui ada sebanyak 244 kamera ETLE yang akan diluncurkan di 12 Polda jajaran di Indonesia pada tahap pertama dengan rincian yakni: 98 titik Polda Metro Jaya, 56 titik Polda Jawa Timur, 21 titik Polda Jawa Barat, 16 titik Polda Sulawesi Selatan, 11 titik Polda Sulawesi Utara, 10 titik Polda Jawa Tengah, 10 titik Polda Sumatera Barat, 8 titik Polda Jambi, 5 titik Polda Lampung, 4 titik Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, 4 titik Polda Riau, dan 1 titik Polda Banten.

Pewarta:(Indra Tjahjono)

Latest news

Related news