INDONESIAN JOURNALIST WRITE THE TRUTH

31.1 C
Jakarta
Sabtu, Juli 20, 2024

Launching Kato Ojin Fertility Center:”Hasilkan Generasi Masa Depan Sehat dan Berkualitas”

Warta.in, Jakarta | – Dalam rangka terobosan baru, Kato Ojin Fertility Center membawa metode Mini In Vitro Fertilization (IVF) atau Mild Stimulation yang diakui secara global ke Indonesia, dengan tujuan meningkatkan tingkat keberhasilan kehamilan.

Metode ini, dikembangkan oleh Kato Ladies Clinic di Jepang sejak 1990, memiliki tingkat keberhasilan yang luar biasa 60-70% lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat keberhasilan IVF rata-rata 30-40% di Indonesia.

Keuntungan Utama Metode Mini IVF:

1. Tingkat Keberhasilan Kehamilan yang Lebih Tinggi

2. Maksimalkan Kualitas Telur dan Embrio

3. Penggunaan Obat Minimal Selama Stimulasi Ovarium

4. Risiko Kesehatan dan Ketidaknyamanan yang Berkurang

5. Waktu Tunggu Antarsiklus Lebih Singkat

6. Solusi Ekonomis

Rina Laurentie Sindunata, CEO Kato Ojin Fertility Center menyoroti adopsi metode Mini IVF dari Kato Ladies Clinic yang terkemuka, beroperasi di enam negara, termasuk Indonesia. Visinya adalah untuk menghasilkan generasi masa depan yang sehat dan berkualitas.

Lebih rinci, Rina menekankan bahwa yang membedakan Kato Ojin Fertility Center adalah penggunaan metode Mini IVF, yang dikenal sebagai Natural Cycle Treatment, memastikan keamanan bagi wanita dalam program kehamilan. Dosis obat minimal dan injeksi yang lebih sedikit menjadi ciri khas pendekatan ini.

“Komitmen Kato Ojin Fertility Center kepada pasangan yang menghadapi tantangan kesuburan melibatkan mendatangkan dokter Obgyn bersertifikasi dari Kato Ladies Clinic di Jepang.

Kato Ojin Fertility Center dilengkapi dengan peralatan laboratorium IVF yang canggih, akurat dan berstandar internasional,” ujarnya saat Grand Launching Kato Ojin Fertility Center di Jakarta, Jum’at (17/11/2023).

Pada kesempatan yang sama, Direktur Medis Dr. Muhammad Dwi Priangga mengatakan bahwa stimulasi minimal bertujuan untuk mengurangi dosis obat stimulasi indung telur sambil tetap mempertahankan keberhasilan perkembangan embrio dan kehamilan.

Ini berbeda dengan IVF konvensional, yang seringkali menyebabkan berbagai efek samping dan komplikasi karena dosis obat tinggi,”katanya.

Sementara itu, Dr.Muhammad Fadli menjelaskan bahwa Anti-Mullerian Hormone (AMH), sering dikaitkan dengan kesuburan wanita, mencerminkan cadangan telur di indung telur. Namun, faktor seperti merokok, paparan radiasi, endometriosis, dan infeksi dapat menyebabkan penurunan drastis dalam kadar AMH.

Lebih lanjut, Dia menekankan bahwa AMH menunjukkan jumlah telur, bukan kualitasnya. Stimulasi Minimal mengikuti prinsip yang sama dengan mengambil lebih sedikit telur dibandingkan metode konvensional namun tetap mempertahankan peluang kesuksesan IVF yang sama. Metode ini mengurangi rasa sakit akibat suntikan dan lebih hemat biaya,”jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Dr. Eko Santoso menyoroti pentingnya meminimalkan risiko Ovarian Hyperstimulation Syndrome (OHSS) untuk pasien PCOS dengan AMH tinggi.

Kato Ojin Fertility Center menyediakan protokol khusus untuk stimulasi minimal guna menurunkan dosis hormon/kesuburan. Untuk meningkatkan hasil IVF pada kasus PCOS, Dr. Eko Santoso merekomendasikan proses persiapan khusus selama 3 bulan dengan tahap “Cleaning Up”.

Ini melibatkan diet sehat, olahraga teratur, pengelolaan berat badan dan pengurangan stres untuk membersihkan telur berkualitas rendah sebelum stimulasi,”ucapnya.

Senada, Konselor Dr. Iwan Budhiharto menekankan bahwa perjalanan pasangan yang berjuang dengan infertilitas melibatkan tidak hanya masalah kesehatan reproduksi, tetapi juga tantangan psikologis, gaya hidup, keluarga, dan tantangan non-medis lainnya.

Kato Ojin Fertility Center melihat infertilitas secara holistik, dengan tujuan membawa kebahagiaan kepada pasangan.

Dan yang pasti, kehadiran Kato Ojin Fertility Center di Indonesia menandakan pendekatan holistik terhadap kesuburan, menawarkan bukan hanya solusi medis tetapi juga sistem dukungan komprehensif bagi pasangan.

Tujuan utamanya adalah memberikan kebahagiaan kepada pasien, mengakui bahwa infertilitas adalah tantangan multifaset,”pungkasnya.

(Akbaruddin)

Latest news
Related news