URUS PERIJINAN

KLIK GAMBARspot_imgspot_imgspot_imgspot_img
30.4 C
Jakarta
Selasa, Juni 28, 2022

URUS PERIJINAN

KLIK GAMBARspot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Longsor 11 Titik di Cibadak, Kereta Api Pangrango Delay Akibat Lintasan Tertimbun Longsor

Sukabumi, Warta.in || Bencana longsor melanda Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi, Senin 20/06/2022. Sedikitnya ada 10 tiitk bencana longsor akibat intensitas hujan tinggi.

Bahkan longsor Kp. Pamuruyan, RT 04/09, DS. Pamuruyan, Kec. Cibadak, Kab. Sukabumi longsor tebing setinggi 7 meter menutup jalur lintasan kereta api Pangrango jurusan Bogor Sukabumi.

Akibat bencana longsor ini Kereta api Pangrango tidak bisa beroprasi. Seluruh penumbang menuju Sukabumi gagal berangkat.

Terkait penudaan jadwal Daop 1 Jakarta melalu Humas Eva Chairunisa menyampaikan permohonan maaf atas pembatalan perjalanan Kereta Api (KA) Pangrango akibat longsor di KM 38+5 antara Stasiun Cibadak-Parungkuda, terjadi sekitar pukul 16.42 WIB.

“Para pengguna jasa KA Pangrango dihimbau agar menggunakan alternatif transportasi lainnya,” kata Eva.

Lebih lanjut Eva menjelaskan Bagi pengguna jasa yang telah membeli tiket dan terdampak pembatalan dapat melakukan pengembalian tiket dengan penggantian bea 100% sesuai harga tiket. Pengembalian bea tiket dapat dilakukan diloket stasiun terdekat yang melayani perjalanan KA Pangrango.

“Proses pengembalian dapat dilakukan hingga 14 hari kedepan sehingga pengguna jasa yang telah membeli tiket tidak perlu terburu-buru menuju stasiun untuk proses pembatalan,” jelasnya

Hingga kini tim PT KAI Daop 1 Jakarta terus melakukan  upaya perbaikan dan sterilisasi jalur dari longsoran agar lintas tersebut dapat kembali dilalui KA.

“Adapun selama proses perbaikan dilakukan terdapat 2 perjalanan KA yang dibatalkan, yakni KA 217B relasi Sukabumi – Bogor jadwal keberangkatan pukul 17.25 WIB dan KA 214C relasi Bogor – Sukabumi jadwal keberangkatan pukul 19.50 WIB,” lanjutnya

Daop 1 Jakarta menghimbau kepada para pengguna jasa KA Pangrango untuk mengikuti arahan dari petugas yang ada di stasiun.

Data Longsor
Data yang diterima Warta.in dari SAR Daerah (Sarda) Kabupaten Sukabumi lokasi longsor di Cibadak sebagai berikut:
Desa Pamuruyan
1. Kp. Panagan RT 03/02
Jalan lingkungan longsor sepanjang 25 M, Tinggi 8 M.
Yang berdampak jalan tdk bisa dilalui oleh kendaraan roda dua, serta rumah warga tergenang akibat aliran sungai yang meluap dan tertutup longsoran, jumlah rumah yg terdampak 15 rumah 19 Kk.

2. Kp. Ongkrak RT 01/03
Tanah longsor setinggi 8 M, Panjang 10 M,
Yang mengakibatkan 2 Rumah warga terancam, dan disarankan untuk mengungsi.

3. Kp. Pamuruyan RT 04/09
Tanah longsor setinggi 7 M Lebar 5 M, yang menutupi jalan kereta api dan langsung di tindaklanjuti oleh PT KAI dilakuakan pembersihan matrial yg menutupi Rel Kreta Api.
Mengamcam satu buah ruko.

4. Kp. Ongkrak RT 03/10
Tanah Longsor yang mengakibatkan tertutupnya jalur kreta api, dan ditindak lanjut oleh pihak kreta api untuk dibersihkan matrial longsor

5. Kp. Cinyocok RT 03/10
Tanah longsor setinggi 5 M dan Lebar 6 M, yang mengakibatkan satu buah rumah terancam dan satu kandang kambing milik Bpk. Agus

Desa Warnajati
1.Kp.pendeuy RT 03/09
Tanah longsor menimpa satu rumah milik Bpk. Endih 3 KK, rusak berat, dinding rumah sepanjang 8 M rusak, taksiran kerugian 15 juta.
Untuk saat ini mengungsi kerumah saudaranya

2. Kp. Malinggut RT 04/03
Tanah longsor setinggi 2 M Lebar 2 M, mengancam rumah milik ibu yayah satu rumah 2 Kk

3.Kp.Babakan Talang RT02/08
Tanah longsor setinggi 4 M lebar 6 M menimpa rumah milik Bpk. Wahyu 1 Kk 3 jiwa, yang mengakibatkan rumah bagian dapur rusak berat.

Kelurahan Cibadak
1. Kp. Pintu RT 01/09
Tanah Longsor setinggi 20 M, Lebar 15 M, mengancam satu rumah milik Bpk. Novi Nurjaman

2. Kp. Situsaeur RT 01/11
Tanah longsor setinggi 2 M lebar 2 Menimpa rumah milik ibu Eneng Herta 2 KK 4 Jiwa, mengakibatkan 2 ruang kamar tidur rusak berat dan dapur, Dan mengungsi ke rumah orang tuanya.

Desa Sukasirna
1. Kp. Cilubang RT 02/11
Tanah longsor setinggi 5 M, menimpa tembok rumah milik Bpk maman.
Reporter : Andi Sugandi
Editor : Redaksi

Warta Baru
Warta Terkait