29.1 C
Jakarta
Selasa, Februari 3, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Masjid Berdiri Sejak 1933 Direnovasi, Andra Soni Puji Gotong Royong Warga Walantaka

Wartain Banten | Pemerintahan | 01 Februari 2026  — Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan semangat gotong royong warga dalam merenovasi Masjid Assa’adah yang telah berdiri sejak tahun 1933. Ia menilai, renovasi masjid tersebut menjadi bukti kuat kebersamaan masyarakat lintas generasi.

Hal itu disampaikan Andra Soni saat meresmikan renovasi Masjid Assa’adah di Kelurahan Lebakwangi, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Sabtu (31/1/2026) malam.

“Alhamdulillah, malam ini saya bersama Forkopimcam Walantaka menghadiri peresmian renovasi Masjid Assa’adah. Ini menandakan betapa kompaknya warga. Masjid tua yang didirikan oleh para sesepuh, hari ini direnovasi oleh anak-anak mudanya dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat,” ungkap Andra Soni.

Menurutnya, proses renovasi Masjid Assa’adah telah berjalan dengan sangat baik. Meski demikian, masih terdapat beberapa pekerjaan lanjutan yang perlu diselesaikan secara bertahap.

 

“Mudah-mudahan semua diberikan rezeki dan kelancaran sehingga niat baik warga dapat tercapai dengan sempurna,” katanya.

Andra Soni menuturkan, peresmian renovasi masjid tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjadikan masjid sebagai pusat kehidupan masyarakat.

“Masjid bukan sekadar bangunan fisik, tetapi tempat penguatan hubungan kita kepada Allah SWT sekaligus sarana membangun hubungan sosial antar sesama manusia,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten untuk menjadikan iman dan takwa sebagai landasan utama dalam pelaksanaan pembangunan di berbagai sektor. Salah satu fokusnya adalah pembinaan generasi muda yang membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

Ia juga mengapresiasi peran remaja masjid dalam kegiatan keagamaan di Masjid Assa’adah. Menurutnya, keterlibatan generasi muda menjadi indikator bahwa pembinaan berjalan dengan baik.

“Contohnya pembinaan pada remaja masjid. Saya melihat remaja masjid ini luar biasa dan ini menandakan pembinaan generasi muda di sini berjalan,” ucapnya.

Ditambahkan, pembinaan tersebut harus dilaksanakan dengan maksimal dan mampu menjadikan generasi yang kreatif, produktif, dan berdaya saing.

Ketua Panitia Renovasi Masjid Assa’adah, Wahyudin, menyampaikan bahwa proses renovasi telah berlangsung selama tujuh bulan dengan capaian sekitar 80 persen.

“Alhamdulillah, semoga kita semua mendapatkan keberkahan,” ujarnya.

Penasihat Remaja Masjid, Saipulloh Jueng, mengucapkan terima kasih kepada panitia dan masyarakat yang berperan aktif menyukseskan renovasi, yang dirangkai dengan peringatan Isra Mi’raj sebagai motivasi peningkatan ibadah.

“Terima kasih kepada panitia dan warga yang telah menginisiasi ini. Kegiatan ini juga dirangkai dengan Isra Mi’raj. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi motivasi untuk selalu meningkatkan ibadah kita kepada Allah SWT,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Banten Andra Soni menyalurkan bantuan Rp50 juta serta UPZ Baznas Provinsi Banten sebesar Rp10 juta untuk mendukung kelanjutan renovasi Masjid Assa’adah.(WartainBanten)

Berita Terkait

Iskandar Z Sitanggang
Iskandar Z Sitanggang
Pakar Bisnis, Pendidikan dan Hukum