29.8 C
Jakarta
Jumat, Januari 16, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Nelayan Jaring Bobo di Desa Kabongan Lor Rembang Tetap Melaut, Walau Cuaca Tak Mendukung

Warta.in || Jateng Rembang || Ratusan nelayan jaring bobo di Desa Kabongan Lor, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah memilih tetap melaut walaupun cuaca buruk.

Kepada LensaNusantara, salah seorang Nelayan jaring bobo, Yanto mengatakan sudah satu pekan terakhir dirinya mencari ikan, namun hasilnya tak sebanding dengan operasional yang di keluarkan.

“Dijelaskan, kalau angin barat, peluang hasil tangkapan kecil, sementara biaya operasional cukup tinggi,” jelas Yanto yang sudah 40 tahun menjadi nelayan jaring bobo ini.

“Kurang lebih satu minggu ini arus kencang dan daerah penangkapan ikan sulit diketahui. Jadi beberapa kapal memilih berhenti untuk melaut,” ungkapnya, Rabu (31/12/2025).

Pantauan LensaNusantara terdapat puluhan kapal nelayan yang berlabuh di bibir pantai.

Lanjutnya, disaat cuaca buruk, pendapatan turun drastis, bahkan untuk mendapatkan Rp 100 ribu cukup sulit. Karena operasional yang kita keluarkan Rp 300 ribu, sedangkan harga rajungan perkilonya Rp 100 ribu. Kalau dapat 2 kilo kita jual Rp 200 ribu.

Sedangkan pandega (ABK) berjumlah 2 orang, kalau dapatnya rajungan banyak hasilnya banyak, kalau dapatnya sedikit, kita bayar Rp 50 ribu perorang, dan kalau dihitung-hitung hasilnya kita min pak,” jelasnya.

Yanto bercerita untuk berangkat memasang umpan pukul 02.00 WIB dini hari, sedangkan perjalanan kelokasi satu jam, kemudian pada pukul 03.30 WIB umpan ditarik/dinaikkan dan kembali ke darat sekitar pukul 09.00 WIB pagi.

wik/ tim

Berita Terkait