30.4 C
Jakarta
Sabtu, Januari 28, 2023

Paparan Publik Panin Bank di Kuartal III Tahun 2022 Mencapai Rp. 2,51 Triliun

Warta.in, Jakarta | – Kinerja PaninBank Kuartal III Tahun 2022 menunjukkan hasil yang cukup memuaskan. Laba bersih tercatat sebesar Rp. 2,51 triliun, meningkat 9,3% dari periode yang sama tahun 2021 sebesar Rp. 2,29 triliun.

Peningkatan Laba terutama didukung oleh peningkatan pendapatan bunga bersih yang mencapai Rp. 7,56 triliun, atau naik 4,6%, sejalan dengan meningkatnya Net Interest Margin (NIM) yang kini mencapai 5,59%.

Pendapatan Operasional Lainnya tercatat sebesar Rp. 1,7 triliun, sedikit lebih rendah dari tahun sebelumnya sebesar Rp. 2,3 triliun, karena penurunan pendapatan transaksi surat-surat berharga ditengah kecenderungan peningkatan suku bunga pasar.

Total aset konsolidasi per 30 September 2022 sebesar Rp.199,3 triliun dan total Kredit yang diberikan mencapai Rp. 130,6 triliun.

Total outstanding kredit yang diberikan tersebut naik 4,6% dibanding posisi akhir Desember 2021.

Pertumbuhan kredit didukung segmen KPR yang kenaikannya mencapi 18,346 serta segmen Komersial yang juga tumbuh. Dengan pertumbuhan tersebut Porsi kredit Ritel dan Komersial kini mencapai 55,0Y6 dari total kredit, dan sisanya segmen Korporasi.

Susanto AH Investor Relations dari PaninBank menyatakan pandemi tidak mempengaruhi kinerja perusahaan.

“Menjawab pertanyaan awak media tentang tahun politik menjelang pemilu 2024, kita tetap optimis karena kinerja pemerintah dibidang ekonomi yang stabil dan keuangan cukup baik.

Posisi likuiditas Bank terjaga dengan baik dengan pertumbuhan terutama pada Tabungan yang naik 6,0%, menunjukkan bahwa PaninBank terus mendorong peningkatan CASA yang kini telah mencapai 46,8%.

Rasio likuiditas Loan-to-Deposit Ratio (LDR) berada pada posisi optimum sebesar 92,17% di bulan September 2022.

Dari sisi permodalan terus ditingkatkan dan telah mencapai Rp. 46,19 triliun dengan Capital Adeguacy Ratio (CAR) sebesar 28,30%.

PaninBank berhasil mempertahankan kualitas kredit yang diberikan dengan Non-Performing Loan (NPL) di level yang aman.

NPL gross tidak banyak berubah, yaitu sebesar 3,53% dibandingkan dengan September 2021 sebesar 3,52%, sedangkan NPL net berhasil dijaga pada level 0,88% dibandingkan posisi September 2021 sebesar 0,81%.

PaninBank melakukan upaya berkelanjutan untuk perbaikan NPL melalui restrukturisasi kredit bermasalah, penghapusan kredit, dan pertumbuhan kredit lancar.

Pewarta: (Indra Tjahjono)

Warta Baru
Warta Terkait