Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

PAPPRI Perkuat Ekosistem Musik dan Ekonomi Kreatif NTB

PAPPRI Perkuat Ekosistem Musik dan Ekonomi Kreatif NTB

Warta.in
Mataram,NTB – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat pengembangan ekonomi kreatif melalui sektor musik. Kehadiran Persatuan Artis, Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) diharapkan menjadi penggerak lahirnya ekosistem musik yang sehat, profesional, dan berdaya saing, sekaligus mendukung kemajuan pariwisata dan pembangunan daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Indah Dhamayanti Putri, saat menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAPPRI NTB serta Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAPPRI Kabupaten/Kota se-NTB periode 2025–2030 di Hotel Lombok Raya, Selasa (7/7). Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP PAPPRI, Tony Wenas.

Dalam sambutannya, Wagub Dinda menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran DPP PAPPRI di NTB sekaligus mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik.

“Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh dedikasi dan menjadi awal lahirnya organisasi yang semakin kuat, profesional, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi kemajuan seni musik di daerah kita,” ujar Wagub Dinda.

Menurut Wagub Dinda, industri musik memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi kreatif karena melibatkan berbagai mata rantai usaha, mulai dari pencipta lagu, penyanyi, pemusik, produser, penyelenggara pertunjukan hingga pelaku usaha kreatif lainnya. Karena itu, Pemerintah Provinsi NTB menempatkan pengembangan industri musik sebagai bagian dari strategi pembangunan berbasis kreativitas dan inovasi.

“Di balik sebuah karya musik terdapat nilai ekonomi, oleh karena itu, Pemerintah Provinsi NTB memandang pengembangan industri musik sebagai bagian dari strategi membangun ekonomi daerah berbasis kreativitas dan inovasi,” jelas Wagub Dinda.

Selain mendorong pertumbuhan industri musik, Pemerintah Provinsi NTB juga menekankan pentingnya perlindungan hak cipta sebagai fondasi utama dalam membangun ekosistem musik yang sehat. PAPPRI diharapkan menjadi garda terdepan dalam meningkatkan literasi para pelaku seni mengenai hak cipta, hak terkait, serta sistem royalti.

“Dengan perlindungan yang baik, semangat berkarya akan terus tumbuh dan industri musik daerah akan berkembang secara berkelanjutan,” tegas Wagub Dinda.

Wagub Dinda juga mengajak PAPPRI untuk terus mengangkat kekayaan musik tradisional NTB sebagai identitas budaya sekaligus sarana promosi pariwisata daerah.

“Lagu-lagu daerah yang dikemas secara kreatif dapat menjadi identitas sekaligus media promosi destinasi wisata NTB. Ketika seni, budaya, dan pariwisata berjalan beriringan, manfaatnya akan dirasakan masyarakat melalui meningkatnya kunjungan wisatawan dan semakin kuatnya citra NTB sebagai daerah yang kaya budaya dan kreativitas,” ungkap Wagub Dinda.

Sementara itu, Ketua Umum DPP PAPPRI, Tony Wenas, menyampaikan bahwa NTB memiliki posisi strategis dalam organisasi PAPPRI karena seluruh kabupaten/kota telah memiliki kepengurusan DPC.

“NTB memiliki arti khusus bagi PAPPRI. Dari 10 kabupaten/kota, semuanya telah memiliki DPC PAPPRI. Ini menjadi modal besar untuk membangun organisasi yang kuat hingga ke daerah,” ujar Tony.

Ia optimistis kepengurusan PAPPRI NTB periode 2025-2030 mampu memperkuat eksistensi musisi daerah sekaligus berkontribusi bagi kemajuan musik Indonesia.

“Saya yakin kepengurusan PAPPRI NTB mampu menjalankan amanah ini dengan baik, memperkuat eksistensi musisi daerah, sekaligus berkontribusi bagi kemajuan musik Indonesia,” kata Tony.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD PAPPRI NTB, Maskahyangan, menjelaskan bahwa selama lima tahun terakhir PAPPRI NTB terus memperluas sinergi dengan pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat melalui berbagai program, mulai dari penyelenggaraan Hari Musik Nasional, Musyawarah Nasional PAPPRI Tahun 2022 di Mataram, kegiatan bakti sosial, pencarian talenta muda, hingga pembinaan musisi jalanan.

Ke depan, PAPPRI NTB berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem musik yang semakin maju dan berkelanjutan.

“Harapan kami, PAPPRI dapat terus menjadi wadah bagi seluruh insan musik NTB untuk berkarya, mengembangkan potensi, sekaligus mendukung program pembangunan daerah melalui seni dan budaya,” pungkas Maskahyangan.(sr/dkisntb)

 

Berita Terkait