28.1 C
Jakarta
Minggu, Februari 28, 2021

Pelaku Pencurian Ranmor Berakhir di Tangan Tim Naga Polres Pangkalpinang

Sepak Terjang Pelaku Pencurian 8 Unit Ranmor Berakhir di Tangan Tim Naga Polres Pangkalpinang

Pangkalpinang.Warta.In – Berakhir sudah sepak terjang, Ld (27), pelaku tindak pidana pencurian delapan unit kendaraan bermotor. Pasalnya warga Kacang Pedang, Kecamatan Gerunggang ini tak berkutik diringkus Tim Naga Polres Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.

Ia berhasil diringkus di Kelurahan Melintang pada Senin (22/02/2021) sore.

Meski awalnya pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) kendaraan bermotor (ranmor) itu mengelak. Tapi akhirnya Ld mengakui perbuatannya melakukan curanmor setelah diinterogasi lebih lanjut.

“Awalnya tersangka pelaku Ld mengelak, namun setelah dilakukan interogasi lebih lanjut baru pelaku mengakui perbuatannya melakukan curanmor,” ungkap Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra, Selasa (23/02/2021).

Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra

Ia mengungkapkan, pelaku yang sebelumnya tidak diketahui identitasnya itu mencuri sepeda motor merk Kawasaki KLX milik Leo Agusta, yang dititipkan untuk diservis di bengkel “Jacky”.

Pemilik bengkel, Bambang Aprianto, baru mengetahui motor tersebut tidak ada lagi saat ia membuka bengkelnya.

Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada Jum’at (12/02/2021) dinihari.

“Sorenya pelapor menelepon pemiliknya bahwa motor tidak ada di bengkel lagi. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 30 juta,” terang AKP Adi Putra.

Atas kejadian tersebut, Bambang mendatangi SPK Polres Pangkalpinang dan membuat laporan.

Usai mendapatkan informasi tentang pelaku, Tim Naga Polres Pangkalpinang bergerak dan berhasil mengamankan Ld berikut satu unit sepeda motor.

“Sepeda motor yang digunakan Ld tersebut juga merupakan sepeda motor hasil curian yang dilakukannya di sebuah kontrakan di kawasan Jembatan 12 Pangkalpinang,” ujarnya.

Tersangka pelaku juga diduga melakukan tindak pidana pencuriaan tujuh unit ranmor lainnya, antara lain tiga unit sepeda motor Yamaha N-Max, Honda Scoopy, Yamaha Mio M3, Honda Beat serta Yamaha Mio Soul.

Motor hasil curian tersebut dijual oleh pelaku. Uangnya digunakan untuk membeli narkoba jenis sabu serta untuk kebutuhan sehari-harii.

“Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat Pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” tegas Adi Putra.

Mantan Kapolsek Bukit Intan ini mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memarkirkan kendaraannya. Terutama tidak meninggalkan kunci kontak di kendaraan, karena pelaku pencurian selalu memanfaatkan kelengahan korban. (Ismail Muridan)***

Latest news

Related news