URUS PERIJINAN

KLIK GAMBARspot_imgspot_imgspot_imgspot_img
30.4 C
Jakarta
Selasa, Juni 28, 2022

URUS PERIJINAN

KLIK GAMBARspot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pelaku UMKM Kab. Sukabumi Jadi Salah Satu Target BIN Dalam Gebyar Vaksin

Sukabumi, Warta.in || Badan Inteljen Daerah Jawa Barat (BINDA Jabar) Kembali terjunkan pasukan untuk melakukan vaksinasi masal. Seperti dilakukan Kaposda BIN Kabupaten Sukabumi dengan target sebayak 204 ribu dosis di 13 Kecamatan.

Selain melonjaknya kembali virus Covid 19, juga dilakukan untuk meningkatkan kekebalan komunal terlebih munculnya virus varian baru.

Kaposda BIN Kabupaten Sukabumi Aam Abdulsalam mengatakan, gebyar vaksin ini dilaksanakan serentak di 13 Kecamatan dari 21 Juni sd 28 Juni 2020.

Kaposda BIN Kab. Sukabumi Aam Abdulsalam menjelaskan gebyar vaksin ini serentak dilakukan di Jawa Barat atas perintah Kabinda Jabar.

Di Sukabumi serentak dilakukan di 13 kecamatan bekerjasama dengan nakes tiap kecamatan dan pos yandu pos yandu.

“Selain percepatan capaian vaksin dosis 3 atau booster, pos pelayanan vaksin BIN juga melayani permintaan vaksin 1 dan 2 bagi yang belum di vaksin,” katanya.

Selain masyarakat umum ada yang menarik gebyar vaksinasi oleh BIN di Kab Sukabumi. Salah satunya pelayanan vaksinasi bagi para pelaku UMKM.

Posko pelayanan bagi pelaku UMKM dilaksanakan di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT)Kab. Sukabumi dikawasan Cikembang. Acara ini langsung di saksikan oleh istri bupati sekaligus ketua Dekranasda Kab. Sukabumi Hj Yani Jatnika.

“Maslah kesehatan sangat berpengaruh pada sektor ekonomi. Disaat pandemi dibanding usaha lainya UMKM nyatanya masih bisa bertahan. Karenanya menjadi target kita untuk mengamankan kesehatan dan ekonomi mereka,” ujar Aam.

Sementara itu Yani Jatnika mengapresiasi langkah BIN dalam percepatan kekebalan kelompok.

“Apalagi katanya ada varian baru dan ada lonjakan kasus, langkah ini penting dan harus mendapat dukungan dari seluruh aparatur di daerah. Terimakasih BIN atas usahanya membatu masyarakat dalam percepatan kekebalan,” ujar Yani.
Reporter : Tim Warta.in

Warta Baru
Warta Terkait