32.2 C
Jakarta
Minggu, Maret 22, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Pelantikan Badan Pengurus IMPK-K Kupang: Menandai Awal Baru Gerakan Mahasiswa Kuwus

Kupang, 21 Maret 2026,— Warta.in, Ikatan Mahasiswa Pelajar Kuwus-Kupang (IMPK-K) secara resmi melantik badan pengurus baru dalam sebuah momentum yang penuh makna dan semangat kebangkitan organisasi. Pelantikan ini menjadi titik awal untuk menghidupkan kembali dinamika organisasi setelah dalam beberapa waktu terakhir aktivitas IMPK-K sempat berjalan tidak optimal.

Dalam prosesi pelantikan tersebut, Efrainus Suryanto Bot resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum IMPK-K. Bersama jajaran pengurus yang baru, ia mengemban tanggung jawab untuk membangun kembali fondasi organisasi sekaligus mengarahkan gerak IMPK-K menjadi lebih progresif, solid, dan berdampak.

Dalam sambutannya, Efrainus menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah komitmen bersama untuk memulai kembali perjalanan organisasi dengan semangat yang baru. Ia mengajak seluruh anggota untuk menjadikan IMPK-K sebagai ruang yang aktif, produktif, dan mampu menjawab kebutuhan mahasiswa Kuwus di Kupang.

“Organisasi ini harus kita hidupkan bersama. Tidak boleh lagi berjalan seadanya. IMPK-K harus menjadi rumah bersama yang mendorong kita untuk berpikir kritis, berdiskusi, dan bergerak nyata,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif dalam berorganisasi. Menurutnya, kekuatan organisasi tidak hanya terletak pada struktur kepengurusan, tetapi juga pada partisipasi aktif seluruh anggota dalam menjaga keberlanjutan gerakan.

Pelantikan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kembali solidaritas internal yang sempat merenggang, serta menata ulang arah gerak organisasi agar lebih terarah dan berkelanjutan. Dengan semangat kebersamaan, pengurus baru diharapkan mampu membangun komunikasi yang lebih terbuka, memperkuat kaderisasi, serta menghadirkan program kerja yang relevan dan menyentuh kebutuhan anggota.

IMPK-K sebagai organisasi mahasiswa daerah memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai wadah berkumpul, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter, pengembangan intelektual, serta penguatan kepedulian sosial. Karena itu, kepengurusan baru diharapkan mampu menghadirkan gerakan yang tidak hanya hidup di internal organisasi, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.

Efrainus juga menegaskan bahwa ke depan, IMPK-K harus berani mengambil peran sebagai kekuatan moral dan intelektual yang kritis terhadap berbagai persoalan sosial. Mahasiswa, menurutnya, tidak boleh apatis, melainkan harus hadir sebagai bagian dari solusi.

“Kita harus berani bersuara, berani terlibat, dan berani membawa perubahan. IMPK-K tidak boleh hanya menjadi nama, tetapi harus menjadi gerakan,” tegasnya.

Dengan dilantiknya badan pengurus baru ini, IMPK-K Kupang diharapkan mampu bangkit sebagai organisasi yang lebih solid, terarah, dan konsisten dalam memperjuangkan nilai-nilai kebersamaan, keadilan, dan pengabdian.

Pelantikan ini bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari tanggung jawab panjang untuk membuktikan bahwa mahasiswa Kuwus di Kupang mampu membangun organisasi yang hidup, kritis, dan berdampak.

Berita Terkait