WARTA.IN

27.6 C
Jakarta
Jumat, Mei 14, 2021
BerandaArtikelPembacaan Pantun Warnai Acara Perpisahan Bapak Hariyono

Pembacaan Pantun Warnai Acara Perpisahan Bapak Hariyono

Warta.in, Makassar-Setelah pelaksanaan serah terima jabatan dan pisah sambut, kembali SMK Kehutanan Negeri Makassar menggelar acara perpisahan Bapak Hariyono, S.Pd sebagai Kepala Sekolah SMK Kehutanan Negeri Makassar periode tahun 2015-2021 di Aula Sekolah SMK Kehutanan Negeri Makassar. Rabu, 10 Februari 2021.

Acara yang dimulai pukul 09.00 wita tersebut tetap melaksanakan protokol kesehatan covid-19 dengan memakai masker, mencuci tangan pakai sabun di air mengalir dan menjaga jarak.

Perpisahan mengajarkan kita untuk menghargai bahwa setiap detik kebersamaan adalah anugerah yang tidak boleh disia-siakan karena menyimpan segudang pesan dan kesan dalam hati.

Perpisahan itu akan selalu ada, karena kita pernah berjumpa, bersama, dalam canda, tawa, dan bahagia. Setiap tetes air mata yang tertumpah pada hari ini akan menjadi saksi atas jalinan erat yang selama ini kita simpul seerat-eratnya

Setiap ada pertemuan, akan selalu ada perpisahan.

Hariyono pada kesempatan tersebut berpesan agar selalu kompak dalam menjalankan pekerjaan sebagai PNS maupun NON PNS . “Sesuatu dan sesuatu yang sangat aku rindukan,” ucapnya.

Hariyono menandaskan, teman-teman agar tetap bersemangat menjalankan aktivitas, pantang menyerah kemudian selalu bekerja dengan penuh keikhlasan.

“Dan lebih utama lagi saya katakan janganlah bercermin pada kaca yang retak,” tukas Hariyono.

Hariyono ini juga sosok yang akrab dengan awak media.

Melalui Wakil Kepala Sekolah, Ia berpesan kepada media, jagalah independensi media, kabarkan apa adanya, sesuai fakta di lapangan meskipun jiwa jurnalistikmu selalu bertanya ada apanya.

Sedangkan Kepala SMK Kehutanan Negeri Makassar yang baru melihat sosok Hariyono itu orangnya humble, totalitas dalam bekerja.

“Pak Har semoga sukses di tempat kerja selanjutnya, dan tetap berkontribusi dalam dunia pendidikan kehutanan,” tutup Mukhammad Ari Hidayanto, S.Hut

“Semoga semua pihak dapat mendukung kemajuan pendidikan generasi emas Indonesia kedepan,” pungkas Ari.

Sementara itu pada acara pelepasan tersebut Ahmad Syihabi, Wakasek dan Humas SMK Negeri Kehutanan Makassar yang tercatat sebagai Ketua FORSI LHK Sulsel berkesempatan membacakan pantun perpisahan, berikut beberapa bait isi pantunnya.

“Kalau tidak katakan NO. Kalau ya katakan YES. Selamat jalan bapak Hariyono. Semoga bapak selalu sukses”.

“Semoga bapak sukses selalu. Jadi teladan setiap tempat. Kami semua kan mengenangmu. Sebagai saudara juga sahabat”.

“Alangkah indah buah kenari. Ditanam orang dipinggir taman. Walau engkau jauh di Manokwari. Kami di Makassar jangan lupakan”.

“Bila kau ingat kota Makassar. Jangan lupakan kami disini. Kalau lah ada pengobat gusar. Tolong pikirkan Ahmad Syihabi”.

“Kalau ada sumur di ladang. Bolehlah kita menumpang mandi. Kalau lah ada yang masih lajang. Bolehlah satu untuk Syihabi”.

“Maafkan kawan maafkan kami. Ini hanyalah canda dan gurau. Tiada maksud pantun ku ini.
Selain jadi pengobat galau”.

“Selamat jalan selamat berpisah. Bapak Haryono yang baik hati. Semoga Alloh memberi hidayah. Berkah dan rahmat kan menyertai,”

Buah durian buah selasih. Cukup sekian dan terimakasih.

Hadir pada acara perpisahan tersebut yakni, Kepala Balal Diklat LHK Makassar, Kepala SKMA Makassar Periode 1994 – 1998, Kepala SKMA Makassar Periode 1998 – 2004, Kepala SMKKN Makassar Periode 2011 – 2015.

Selanjutnya hadir Ketua Forum Fungsional LHK Sul-Sel, Ketua IKA SKMA Pengda Sul-Sel, Guru SMKKN Makassar, Kepala Kelurahan Pai, Ketua RW 05, Kelurahan Pal, Ketua RT 06/RW 05, Kelurahan Pal Keluarga Besar SMKKN Makassar, Ketua Komite SMKKN Makassar, Pembina Brimob dan Ketua OSIS SMKKN Makassar.

Pemotongan tumpeng ini merupakan simbolis melepas jabatan dan penyerahan jabatan dari Kepala SMK Kehutanan Negeri Makassar yang lama Hariyono, S.Pd.,M.M Kepada kepala SMK Kehutanan Negeri Makassar yang baru Mukhammad Ari Hidayanto, S.Hut. serta foto bersama mengakhiri rangkaian acara perpisahan.

RELATED ARTICLES

Most Popular

Komentar Terbaru