27.4 C
Jakarta
Selasa, Maret 3, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Pemprov Banten–BPS RI Sepakati MoU Perkuat Integrasi Data Statistik Pembangunan

Wartain Banten | Pemerintahan | 18 November 2025  — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Badan Pusat Statistik (BPS) RI untuk memperkuat penyediaan, pemanfaatan, serta pengembangan data statistik dalam mendukung perencanaan dan evaluasi pembangunan daerah. Kerja sama strategis ini diharapkan mampu memastikan setiap kebijakan yang lahir di Banten berbasis pada data yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Gubernur Banten, Andra Soni, dan Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry B. Harmadi, pada rangkaian High Level Meeting Konsultasi Regional (Konreg) Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) se-Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabalnusa) 2025, yang digelar di Tangerang Selatan, Senin (17/11/2025).

Data Akurat, Kebijakan Bertanggung Jawab

Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa data yang akurat merupakan dasar utama dalam penyusunan kebijakan publik. Usai dilantik, ia langsung mengawali langkah kerja dengan mendatangi BPS Banten untuk memahami kondisi faktual berbasis data.

“Saya ingin tahu dari mana saya harus mulai bekerja. Saya harus memahami data dari awal agar setiap kebijakan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Andra Soni.

Ia mencontohkan bahwa kebijakan Sekolah Gratis untuk SMA, SMK, dan SKh dirumuskan berdasarkan data BPS yang menunjukkan sekitar 30 ribu lulusan SMP di Banten setiap tahun tidak melanjutkan pendidikan.

“Saya berharap kebijakan ini dapat terukur oleh data. Dalam tiga tahun, manfaatnya harus terlihat dari peningkatan rata-rata lama sekolah,” tambahnya.

Penandatanganan nota kesepahaman antara Pemprov Banten dan BPS RI menjadi dasar bagi penguatan integrasi data, mencakup penyediaan dan sinkronisasi data lintas perangkat daerah, evaluasi program publik, serta pengembangan sistem informasi statistik daerah.

Banten Berkontribusi Signifikan di Jabalnusa

Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry B. Harmadi, menegaskan bahwa Banten memiliki posisi strategis dalam kawasan Jabalnusa sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional. Pada triwulan III 2025, ekonomi Banten tumbuh 5,29% (yoy) dan memberikan kontribusi 6,60% terhadap PDRB Jabalnusa, sementara sektor pertaniannya bahkan mencatat pertumbuhan 11%.

“Ini menunjukkan potensi besar yang harus terus dioptimalkan. Data BPS manfaatnya sangat besar, terutama bagi kepala daerah,” kata Sonny.

Ia juga menyoroti pentingnya dukungan untuk pelaksanaan Sensus Ekonomi tahun depan agar pemetaan struktur ekonomi daerah, termasuk profit margin industri, dapat dilakukan secara akurat.

Konreg PDRB Perkuat Koordinasi Regional

Kepala Bappeda Banten, Mahdani, menjelaskan bahwa penunjukan Banten sebagai tuan rumah Konreg 2025 merupakan hasil kesepakatan tahun sebelumnya. Agenda tersebut bertujuan memperkuat koordinasi antara BPS, Bappeda, instansi statistik daerah, Bank Indonesia, dan para pemangku kepentingan lainnya. Mahdani menegaskan bahwa Konreg menjadi ruang bersama untuk menyelaraskan percepatan pembangunan ekonomi regional berbasis data, terutama dalam menentukan peran strategis sektor pangan dan energi.(WartainBanten)

Berita Terkait

Iskandar Z Sitanggang
Iskandar Z Sitanggang
Pakar Bisnis, Pendidikan dan Hukum