33.4 C
Jakarta
Jumat, Juli 30, 2021

Pencarian Hari ke 3 korban tenggelam di pantai pesanggrahan Parapat masih nihil

Warta.in – Simalungun
Pencarian Dodi (22) Korban Tenggelam di Danau Toba Pantai Pesanggrahan Sukarno Parapat, oleh tim SAR Gabungan sejak di ketahui menghilang di Danau pada hari pertama Sabtu (22/05/2021), hingga hari ini sudah hari ke tiga dilakukan pencarian, Senin (24/05/2021) belum juga ada tanda tanda keberadaan jasad korban di dasar Danau.

Tim Gabungan di pimpin Koordinator Pos SAR Danau Toba Octo Tambunan, yang melakukan pencarian terhadap Dodi warga Kisaran yang tenggelam saat mandi-mandi bersama kawannya pada hari Sabtu lalu ( 22/05/2021) ), telah menurunkan tim penyelam profesional.

“Tim Ops SAR Gabungan terdiri dari personil tim rescue Pos SAR Danau Toba, personil Polairud Markas Danau Toba, Personil Koramil II Parapat, Kapolsek Parapat dan tim Perusahaan Regal Springs Indonesia, pada hari kedua kita menurunkan 5 orang tim penyelam sedangkan di hari ke tiga kita hanya menurunkan 3 orang tim penyelam dan hari ini turut mendampingi tim BPBD dan Dishub dari Kab Simalungun serta Personil Dishub Provsu,” ujar KorPos O. Tambunan.

Dia juga mengatakan di hari kedua timnya telah melakukan penelusuran dan penyisiran di Dasar Danau Toba dengan melakukan penyelaman hingga di kedalaman 30-40 m dan wilayah pencarian masih di dekat lokasi kejadian namun hasilnya masih nihil.

“Sedangkan di hari ketiga ini tim kita sudah memperlebar pencarian dengan menyisir sekitar lokasi dan masih tetap juga nihil,” ujar Octo Tambunan.

Penyelam yang di turunkan kemarin di hari kedua pencarian sebanyak 5 orang, dan hari ini pada hari ke tiga sebanyak 3 orang, mereka melakukan penyelaman pada radius kedalaman 20-30 meter, dan satu tim dipersiapkan diatas perahu tepat berada diatas penyelam guna memonitor aktifitas penyelam.

Dia mengatakan berdasarkan informasi tim penyelam bahwa disekitar lokasi tenggelamnya Dodi, sangat sulit di lakukan penyelaman dan tim harus ekstra hati hati karena bebatuan yang terjal dan terlihat seperti lembah curam serta jarak pandang sangat gelap sehingga mengakibatkan tim sangat kesulitan.

Ops SAR Gabungan juga masih tetap melanjutkan pencarian hingga waktu yang belum di tentukan namun setiap hari tetap dilakukan evaluasi sesuai SOP yang berlaku dan tentunya lebih mengutamakan keamanan dan keselamatan para tim penyelam khususnya.

“Penyisiran tetap dilakukan oleh tim penyelam dan perahu LCR sekitar titik korban tenggelam dan Besok Ops SAR H4 tetap akan dilanjutkan dengan melakukan penyisiran menggunakan perahu LCR dengan memperlebar area pencarian,” lanjutnya.

Sementara itu, Orang tua Korban Tukijon (62) yang sudah dua hari datang dari Kota Kisaran hanya bisa pasrah dan terdiam memandang ke arah Lokasi penyelaman sambil berharap agar Anaknya segera ditemukan. (Feri)

 

Danau Toba News
Melayani dengan tulus
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img
error: Content is protected !!