30.7 C
Jakarta
Jumat, Januari 16, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Peran Pemimpin Jadi Faktor Utama Peningkatan Kinerja Karyawan di Cafe Sameruf Kabupaten Tangerang

Tangerang Selatan | 20 Desember 2025 | Wartain Banten: Kepemimpinan yang aktif dan komunikatif terbukti berperan penting dalam meningkatkan kinerja karyawan. Hal ini terungkap dalam hasil mini riset yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Pamulang, Program Studi Manajemen yaitu Fathia Azzahra Sofianti, Ade Leni Nuraeni, Dhiaz Ufaira, dan Iftah Normalia di Cafe Sameruf, Kabupaten Tangerang. Mini riset tersebut menganalisis peran pemimpin dalam mendorong kinerja karyawan melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, serta wawancara langsung dengan satu pemilik cafe dan dua orang karyawan sebagai informan utama.

Hasil mini riset menunjukkan bahwa pemimpin di Cafe Sameruf menjalankan beberapa peran penting, di antaranya sebagai motivator, pengarah, komunikator, dan pengawas. Dalam perannya sebagai motivator, pemimpin secara rutin memberikan dorongan semangat kepada karyawan melalui kata-kata penyemangat serta menerapkan sistem reward and punishment. Pemberian bonus dilakukan saat penjualan meningkat, sementara sanksi berupa pemotongan gaji diberlakukan bagi karyawan yang melanggar aturan, seperti datang terlambat.

Sebagai pengarah, pemimpin memberikan arahan kerja secara langsung agar karyawan menjalankan tugas sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Arahan tersebut bertujuan agar setiap karyawan memahami tanggung jawabnya serta mampu bekerja secara optimal sesuai bidang masing-masing. Selain itu, pemimpin juga berperan sebagai komunikator dengan membangun komunikasi informal yang bersifat kekeluargaan. Interaksi yang terjalin tidak hanya membahas pekerjaan, tetapi juga hal-hal di luar pekerjaan, sehingga menciptakan suasana kerja yang nyaman dan harmonis.

Dalam aspek pengawasan, pemimpin secara rutin memantau aktivitas operasional cafe dan kinerja karyawan secara langsung. Untuk mendukung efektivitas pengawasan, dibentuk pula tim leader yang bertugas mengontrol kedisiplinan, ketepatan waktu, dan kualitas kerja karyawan. Para karyawan memberikan respons positif terhadap gaya kepemimpinan tersebut. Mereka merasa lebih termotivasi, dihargai, dan nyaman dalam bekerja. Menurut karyawan, pendekatan pemimpin yang terbuka dan adil mampu meningkatkan semangat kerja serta rasa tanggung jawab.

Berdasarkan hasil mini riset ini dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan yang aktif, komunikatif, dan berorientasi pada pembinaan karyawan dapat menciptakan lingkungan kerja yang positif serta mendorong peningkatan kinerja secara optimal. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku usaha, khususnya usaha kecil dan menengah, dalam menerapkan gaya kepemimpinan yang efektif. (Wartain Banten)

 

Penulis:

Fathia Azzahra Sofianti (Mahasiswa Universitas Pamulang)

Berita Terkait