30.3 C
Jakarta
Rabu, Maret 4, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Peringatan Hari Ibu ke-97, Wagub Banten Tegaskan Peran Ibu dalam Mendidik Generasi Bangsa

Wartain Banten | Pemerintahan | 22 Desember 2025  — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menggelar Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97 Tahun 2025 di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, Senin (22/12/2025). Dalam kegiatan tersebut, Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan pentingnya peran strategis seorang ibu dalam mendidik dan membentuk karakter generasi penerus bangsa.

Wagub Dimyati menyampaikan bahwa kaum ibu memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat. Peran ibu tidak hanya sebagai pendamping, tetapi juga sebagai pendidik utama yang menanamkan nilai-nilai moral, etika, dan kehidupan sejak dini.

Dalam sambutannya, Dimyati juga mengutip hadis Nabi Muhammad saw. yang menekankan penghormatan kepada ibu sebanyak tiga kali sebelum ayah. Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti betapa besarnya peran dan jasa seorang ibu dalam kehidupan manusia.

“Yang keempat baru disebut bapak. Ibu adalah al-madrasatul ula atau sekolah pertama bagi anak-anaknya,” ujar Dimyati.

Lebih lanjut, Dimyati menuturkan bahwa sebagian besar waktu dan tenaga seorang ibu dicurahkan untuk keluarga, khususnya dalam mendidik anak-anak. Ketekunan, kesabaran, dan kasih sayang ibu menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi yang berakhlak, berdaya saing, dan berkontribusi positif bagi bangsa.

Ia juga menyoroti kemampuan adaptasi dan inovasi kaum ibu yang dinilainya sangat tinggi, terutama dalam menghadapi tantangan zaman dan perubahan sosial.

“Ibu-ibu memiliki inovasi yang lebih tinggi,” tambahnya.

Dimyati menyampaikan bahwa sosok ibu mengajarkan banyak nilai penting seperti kesabaran, kepekaan, dan ketulusan dalam mendampingi anak di setiap kondisi, serta berharap para ibu terus menjadi pribadi yang kuat, sabar, ikhlas, dan bersatu.

“Selamat Hari Ibu. Mudah-mudahan menjadi ibu yang baik dan sabar. Kuncinya adalah bersyukur, sabar ketika diuji, ikhlas dalam berbuat baik. Semoga ibu-ibu semakin kuat, kompak, bersatu, dan berjaya,” pesan Dimyati.

Ketua TP PKK Banten, Tinawati Andra Soni, menekankan bahwa Hari Ibu bukan sekadar perayaan kasih sayang, tetapi momentum historis mengenang perjuangan perempuan Indonesia sejak Kongres Perempuan 1928.

“Makna Hari Ibu semakin relevan. Perempuan dan ibu tidak hanya berperan dalam keluarga, tetapi juga aktif dalam sektor pendidikan, ekonomi, sosial, hingga pembangunan daerah,” ungkap Tinawati.

Ia menyoroti peran ibu dalam keluarga, pendidikan, ekonomi, sosial, dan pembangunan daerah, sekaligus sebagai pendidik utama dan penguat ketahanan keluarga.

“Apresiasi kepada seluruh ibu, baik ibu rumah tangga, ibu pekerja, ibu pendidik, maupun ibu pejuang keluarga yang dengan ketulusan, kesabaran, dan pengorbanannya terus memberikan yang terbaik bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa,” tegas Tinawati.

Peringatan Hari Ibu ke-97 Banten mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045, Perempuan Hebat Anak Sehat Berprestasi” dan diisi dialog pola asuh dengan narasumber dr. Lula Kamal.(WartainBanten)

Berita Terkait

Iskandar Z Sitanggang
Iskandar Z Sitanggang
Pakar Bisnis, Pendidikan dan Hukum