31.9 C
Jakarta
Selasa, Maret 2, 2021

Peringati Milad Ke-74, HMI – KAHMI Maros Akan Bangun Graha Insan Cita

Warta.in, Maros – Himpunan Mahasiswa Islam merayakan dies natalis yang ke 74, berbagai kegiatan digelar dan rangka memperingati hari kelahiran organisasi mahasiswa tertua di Indonesia itu.

HMI Cabang Butta Salewangang Maros memperingatinya dengan menggelar lomba essay dengan mengangkat tema “Menangar Arah Kebijakan Pemerintahan Baru Kabupaten Maros” yang diikuti puluhan kader HMI Cabang Butta Salewangang Maros, Selasa (08/02/2021) malam.

Hadir dalam kegiatan tersebut seratusan kader dan alumni HMI dari berbagai angkatan, mulai dari Herwan Pemelle Lurah Hasanuddin, Muhammad Agus Ketua Karang Taruna Maros, Azhari Ismail dosen STIM LPI, mantan-mantan ketua umum cabang, hingga Nurhasan yang pernah menjadi calon Bupati Maros tahun 2010 silam. Kegiatan tersebut menerapkan protokol kesehatan covid-19 secara ketat.

Dalam sambutannya Ketua Umum HMI Cabang Butta Salewangang Maros, Jufriadi Juma menegaskan posisi HMI sebagai mitra kritis bagi pemerintah Maros.

“Ijin Pak Bupati, pada kesempatan ini kami tegaskan kembali posisi HMI. HMI akan selalu menjadi mitra kritis bagi pemerintah. Dan Insyaallah kedepan HMI siap bersinergi dengan Pemda dalam rangka pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Maros”, ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan membedah tema essay yang menghadirkan dua akademisi yang juga alumni HMI, Dr. Ismail Suardi Wekke, P.hd dan Dr. Muhammad Tang Abdullah.

Keduanya senada untuk mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Maros yang saat ini belum masuk sepuluh besar di Sulawesi Selatan.

“Pak Bupati sebaiknya memprioritaskan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia, hingga masuk lima besar”, tukas Ismail yang merupakan dosen di UIN Sorong itu.

Dalam kegiatan itu juga dilakukan penyerahan buku karya Dr. Muhammad Tang ke Bupati Maros terpilih, Chaidir Syam.

Buku yang berjudul “Menyoal Inovasi Administrasi Publik” tersebut diharapkan jadi salah satu rujukan untuk Bupati Maros terpilih dalam mengelola pemerintahan kedepan.

Buku ini menjadi karya nyata kader HMI untuk terus memberi kontribusi bagi bangsa Indonesia, semoga menjadi salah satu rujukan Pak Chaidir dalam mengelola pemerintahannya”, ujar akademisi Unhas tersebut.

Selain membahas masa depan Maros, kegiatan itu juga menghasilkan gagasan untuk membangun Graha Insan Cita. Graha ini dimaksudkan untuk menjadi pusat pengembangan ummat dan potensi pemuda islam di Maros.

Hal tersebut disampaikan oleh ketua KAHMI Maros, Muhammad Yunus Tiro dalam diskusi yang dihadiri langsung oleh Bupati Maros terpilih hasil pilkada 2020, Chaidir Syam.

“Pada kesempatan yang baik ini, kami ingin menyampaikan satu harapan dari mayoritas kader dan Alumni HMI, yaitu membangun Graha Insan Cita yang nantinya akan menjadi pusat pengembangan ummat dan pemuda islam Maros”, ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati terpilih Chaidir Syam merespon positif gagasan dari KAHMI Maros. Karena menurutnya program tersebut sejalan dengan visi-misinya dalam hal pengembangan sumber daya manusia.

“Saya sangat apresiasi rencana KAHMI untuk membangun Graha, Insyaallah kedepan Pemda Maros akan mendukung rencana tersebut, karena sejalan dengan visi-misi kami dalam pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Maros”, tegasnya diiringi tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.

Dalam forum itu juga disepakati untuk menunjuk Herwan Pamelle sebagai ketua panitia pembangunan Graha tersebut.

Latest news

Related news