26.7 C
Jakarta
Minggu, September 26, 2021

Perkuat Kapasitas Keluarga Pemprov NTB Bentuk PUSPAGA Diseluruh Kabupaten Kota

Mataram – Pemerintah Provinsi NTB akan membentuk Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) diseluruh Kabupaten/Kota. Berfungsi sebagai unit pelayanan pembelajaran keluarga sampai ke tingkat desa.

Ini sejalan dengan cita – cita pembangunan NTB Gemilang yakni meningkatkan peran ibu dan keluarga dalam pendiddikan, pengasuhan anak, menurunkan kekerasan terhadap anak, menurunkan angka pekerja anak dan pencegahan perkawinan anak.

Salah satu program/kegiatan strategis untuk percepatan KLA yaitu menyediakan layanan penguatan kapasitas keluarga.

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah mendorong seluruh Kabupaten/Kota segera membentuk Puspaga.

“Puspaga harus diseriusi, ini menjadi kewajiban kita dalam menyiapkan fasilitas dan program Pemerintah untuk masyarakat, saya akan terus mendorong agar Puspaga dapat dibentuk diseluruh Kabupaten/Kota” tutur Ummi Rohmi saat membuka acara pembukaan Kegiatan Pembentukan dan Pembinaan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Didampingi Asisten 1 di Mataram, Rabu (01/09).

Selain itu, Ummi Rohmi menghimbau seluruh stokeholder terkait agar memberikan edukasi masyarakat, salah satunya masalah stunting, kematian ibu, kematian bayi, dan berbagai masalah kesehatan yang kompleks seperti pernikahan anak, PMI Ilegal, Narkoba, Lingkungan Hidup, Bencana, dan sebagainya.

“Permasalahan kita di NTB sebagian besar disebabkab oleh kurangnya edukasi dan pemahaman, banyaknya yang tidak mengerti mengenai berbagai hal, misalnya dalam hal pola hidup bersih dan sehat yang sudah dibicarakan bertahun – tahun tetapi belum juga kita dapat tuntaslkan,” pungkas Ummi Rohmi.

Senada dengan Wagub NTB, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP3AP2B) NTB, Hj. Husnanidiaty Nurdin mengatakan puspaga salah satu pintu berada dihulu dalam mencegah perkawiann anak.

“Puspaga itu pembelajaran sebagaimana yang ibu wagub katakana apa yang kita lakukan ini adalah edukasi yakni parenting dan edukasi yang menjadi perhatian kami,”tegasnya.

Selain itu, Eny juga menginformasikan Rumah aman (shelter) di NTB sudah diaplikasikan 100% di seluruh Kabupaten/Kota.

“Alhamdulillah 10 kab kota sudah terdapat shelter, hanya saja UPTD belum semua, UPTD yang sudah ada itu baru 6, sementara 4 kabupaten yang belum itu dari kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Bima dan Kota Mataram semua masih berproses,” pungkasnya
(ser/dsk/inf)

Penulis : S a h r i r

Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img