25 C
Jakarta
Rabu, Januari 19, 2022

Perspektif Gde Wenten : Tentang Duet Harmonis Zulkieflimansyah dan Rohmi Jalilah

Perspektif Gde Wenten : Tentang Duet Harmonis Zulkieflimansyah dan Rohmi Jalilah

Mataram-Gede Wenten, adalah sosok politisi senior kota Mataram yang telah banyak memberi sumbangsih pendapat gagasan dan pemikiran politis bagi Kota Mataram.
Sesekali Wenten juga berperan sebagai pengamat politik yang rujukan politisnya kerap dijadikan sebagai pertimbangan berharga pemangku kepentingan politis.

Kali ini wenten mengungkap rasa simpati serta kekagumannya pada pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Dr. Zul Kiefliemansyah dan Hj. Rohmi Jalilah. Dia merasa salut atas kemampuan 2 orang hebat ini dalam membuat gebrakan.
Itu tercermin lewat adanya program bea siswa luar negeri, program seribu pengusaha dan program seribu cendekia. Bahkan yang cukup spektakuler yakni keberhasilan merealisasikan  even besar kelas dunia seperti IATC, WSBK dan menyusul motoGP yang menjadi Icon Internasional. ” Walau dihempas 2 gelombang bencana yaitu Gempa Bumi dan Covid-19 yang hingga kini belum berkesudahan namun mereka berdua tetap tangguh membangun karya untuk NTBI,” ujarnya ditemui di kediamanya Rabu petang.

“Saya sebagai rakyat jelata menilai Zul Rohmi ini adalah pasangan duet yang sanagt tangguh karena mampu melewati 2 bencana yang menghempas sekaligus. Mereka suskses membawa NTB meluncur ke dunia Internasional yang tentu akan medongkrak PAD menjadi stabil ditengah pandemi yang tak berujung ini,”ungkapnya.

Wenten juga berharap kedepan sebaiknya duet ideal tersebut dapat dipertahankan hingga ke periode berikutnya untuk lebih memperkuat ekonomi menyongsong NTB Gemilang.

“Saya sebagai rakyat kecil hanya bisa berpendapat dan berharap, agar pasangan ideal seperti Zul Rohmi ini dapat dipertahankan kedepannya untuk memperkuat ekonomi dalam menyongsong NTB Gemilang. Karena saya melihat bukti bukti nyata didepan mata atas keberhasilannya megatasi krisis pasca gempa dan kemampuan menghadapi pandemi,” ucapnya.

Demikian juga dalam upaya membangkitkan gairah pariwisata dunia yang sedang lesu. Dia melihat pasangan ini berkemampuan super dalam mengatasi krisis pariwisata dengan menghadirkan even IATC dan WSBK. Begitu pula dengan Desa Wisata Tete Batu di Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang resmi mewakili Indonesia dalam lomba internasional Best Tourism Village dari United Nations World Tourism Organization (UNWTO) beberapa waktu lalu harus diapresiasi, kata Wenten.

Namun dalam pembangunan, saran Wenten, hendaknya mengedepankan peran kearifan lokal sebagai ciri khas. Agar pengunjung yang datang ke Lombok benar benar merasa berada di Lombok. Percuma saja mereka datang kalau ternyata mereka tetap merasa seperti dinegaranya yang modern dan penuh bangunan pencakar langit. Kulliner daerah juga harus ditonjolkan seperti Sate Bulayak, Ayam Taliwang, Sate Rembiga.

Demikian pula tempat bersejarah seperti Narmada dengan Air Awet Muda harus ditingkatkan Promosinya melalui peningkatan SDM agar NTB Ini lebih dikenal secara global di kancah internasional. Demikian Wenten menyudahi dialognya.( shr)

Penulis : S a h r i r
 

Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img
error: Content is protected !!