PGRI Blanakan Matangkan Persiapan Korcab 2026, Fokus pada Regenerasi Kepemimpinan
SUBANG | Warta In Jabar – Pengurus Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Blanakan mulai memanaskan mesin organisasi menjelang suksesi kepemimpinan. Hal ini ditandai dengan digelarnya rapat pleno Prakonferensi Cabang (Prakorcab) yang berlangsung di SDN Tanjungbaru, Blanakan, pada Rabu (28/1/2026).

Pertemuan strategis tersebut bertujuan untuk merekapitulasi usulan nama-nama calon pengurus serta menetapkan mekanisme pemilihan yang akan dilaksanakan pada puncak Konferensi Cabang (Korcab), 4 Februari mendatang.

Berdasarkan hasil musyawarah mufakat, SDN Tanjungsari yang berlokasi di Jl. Tanjungsari, RT.01/RW.01, Desa Blanakan, telah ditetapkan sebagai venue resmi pelaksanaan Korcab. Pemilihan lokasi ini mempertimbangkan aksesibilitas serta faktor keamanan dari risiko kendala cuaca.

Kegiatan ini dipastikan akan melibatkan partisipasi aktif dari 9 ranting pendidikan di wilayah Blanakan, yang mencakup:
6 Ranting Sekolah Dasar (SD)
1 Ranting Sekolah Menengah Pertama (SMP)
2 Ranting Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
1 Ranting Taman Kanak-Kanak (TK)

Dalam sesi koordinasi yang dihadiri jajaran pengurus seperti Yani Irmayani (Sekbit Peningkatan Profesi Guru), Wawan Hermawan (Sekbit Bagian Hukum), dan Kasim (Sekbit Bagian Pemuda dan Pengembangan Generasi), ditetapkan aturan mengenai hak suara. Meski secara aturan dasar satu suara mewakili 20 anggota, peserta rapat menyepakati setiap sekolah akan mengirimkan 2 orang pemegang mandat sebagai pemilik hak suara sah demi efektivitas proses demokrasi.
Ketua PGRI Cabang Blanakan saat ini, Hj. Entin Suhartini, menegaskan bahwa dirinya tidak akan kembali berkompetisi dalam bursa pemilihan ketua (F1). Keputusan ini diambil mengingat beliau telah menyelesaikan masa jabatan selama dua periode dan akan segera memasuki masa purnabakti.
”Agenda hari ini adalah memastikan kesiapan administrasi dan penyaringan calon dari setiap ranting,” ujar Hj. Entin dalam diskusi tersebut. Hingga saat ini, proses rekapitulasi nama calon pengurus masih terus berjalan secara tertutup oleh sekretariat sebelum diumumkan pada hari H pemilihan.
Regenerasi ini diharapkan mampu melahirkan pengurus baru yang membawa semangat baru bagi dunia pendidikan dan kesejahteraan para pendidik di Kecamatan Blanakan.




























