24 C
Jakarta
Selasa, Desember 7, 2021

Polres Metro Jakarta Barat Gelar Dugaan Kasus Penipuan

Warta.in | Jakarta. – Polres Metro Jakarta Barat Selasa (19/10/21) menggelar dugaan kasus penipuan dengan mengiming-imingi hadiah untuk nasabah dengan tersangka PAN.

Tersangka PAN awalnya datang ke kantor tempat korban di PT. DRB Jakarta Barat, kemudian tersangka mengaku sebagai karyawan bagian Managing Development Program dani PT. Bank Maybank Indonesia Tbk yang beralamat di Kantor Pusat Sentral Senayan III Jl. Asia Afrika No. 8 Gelora Bung Kamo Senayan Jakarta Pusat.

Lalu tersangka PAN menawarkan program investasi dibidang deposito dan Maybank dan dijanjikan keuntungan bunga sebesar 7. 96 s.d 11. 96 setiap 3 bulan sekali disamping keuntungan bunga dan juga dijanjikan keuntungan berupa emas mumi seberat 1 gram per 10 juta nilai investasi, dan selain itu uang yang diinvestasikan tersebut setiap 3 bulan sekali bisa diambil tanpa dikurangi saldonya tetapi apabila sebelum 3 bulan sudah minta diambil uangnya maka akan dikenakan penalti atau denda, dan apabila tertarik untuk ikut program investasi tersebut makan setiap uang yang ditransfer ke rekening tersangka PAN tersebut nanti akan dibuatkan bukti surat pemberitahuan keikutsertaan program Maybank Gift:

Kemudian untuk lebih meyakinkan pelapor dan beberapa korban lainnya, tersangka PAN memberikan kartu nama tersangka yang mengaku sebagai karyawan bagian Managing Development Program dari PT. Bank Maybank Indonesia Tbk yang beralamat di Kantor Pusat Sentral Senayan III Jl. Asia Afrika No 8 Gelora Bung Kamo Senayan Jakarta Pusat.

Selanjutnya atas bujuk rayu tersangka PAN tersebut, korban dan beberapa korban lainnya merasa yakin dan percaya lalu memberikan uang dengan total kurang lebih sekitar Rp. 1 Milyar secara bertahap kepada tersangka melalui transfer ke rekening milik tersangka PAN, tetapi ketika pelapor dan beberapa korban lainnya meminta uangnya kembali, ternyata terlapor sudah tidak bisa dihubungi lagi dan korban sudah datang dan meminta klanfikasi kepada pihak PT. Bank Maybank Indonesia Tbk yang beralamat di Kantor Pusat Sentral Senayan III Jl. Asia Afrika No. 8 Gelora Bung Kamo Senayan Jakarta Pusat untuk meminta penjelasan terkait dengan investasi yang ditawarkan oleh tersangka PAN tersebut.

Tenyata pihak Bank Maybank menjelaskan bahwa pihak PT. Bank Maybank Indonesia Tbk yang beralamat di Kantor Pusat Sentral Senayan III Jl. Asia Afrika No. 8 Gelora Bung Karno Senayan Jakarta Pusat tidak penah mengeluarkan program investasi deposito berhadiah emas per tiga bulan sekali tersebut dan sekaligus menerangkan bahwa di kantor PT. Bank Maybank Indonesia yang beralamat di Kantor Pusat Sentral Senayan III Ji. Asia Afrika No. 8 Gelora Bung Kamo Senayan Jakarta Pusat tidak ada nama karyawan atas nama PAN yang menjabat sebagai Managing Development Program.

Menurut keterangan dari tersangka PAN menerangkan bahwa perbuatannya tersebut dilakukan sejak Sekitar tahun 2018 dan uang yang diterima dari para korban tersebut tidak disetorkan kepada pihak Bank Maybank melainkan tersangka gunakan untuk kepentingan pribadi tersangka dan untuk jalan-jalan traveling ke Bali dan Singapura serta untuk menyewa aparteman.

Barang bukti yang disita adalah 1 (satu) Bundel Rekening Koran Bank.1 (satu) rangkap slip setoran Bank 1 (satu) Bundel Surat Pemberitahuan Keikutsertaan Program Maybank Gift 2 (dua) lembar formulir data nasabah perorangan Maybank. 6 (enam) lembar surat Maybank Bingkisan Ramadhan periode program 15 Mei – 14 Juni 2018, 1 (satu) buah kartu nama karyawan Maybank atas nama PAN. 1 (satu) unit Handphone.

Adapun pasal yang dikenakan kepada tersangka adalah pasal 378 KUHP tentang tindakan pidana penipuan dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara. (Wan)

Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img
error: Content is protected !!