Ciparay, Rabu, 8 April 2026. WARTA. IN
Rabu, 8 April 2026, KUA Ciparay, Kabupaten Bandung, mengadakan Sekolah Pranikah Bagi Calon Pasangan Pengantin. Pemateri disampaikan H. Deden dari KUA Ciparay.
Nurjanah – Teja, berasal dari Desa Pakutandang, salah satu peserta Calon Pasangan Pengantin,yang mengikuti sekolah Pra nikah di KUA Ciparay.
Setiap Pasangan calon pengantin, mendapatkan buku panduan pedoman “Fondasi Keluarga Sakinah” Bacaan Mandiri Calon Pengantin.
Sekolah Pra Nikah, merupakan program edukasi persiapan pernikahan untuk membangun keluarga sakinah, kokoh, siap mental, maupun syariat.
Materi program mencakup, tujuan pernikahan, hak-kewajiban pasangan, kesehatan reproduksi, manajemen komplikasi,
Mulai Juli 2024, Kementrian Agama mewajibkan calon pengantin (catin), mengikuti bimbingan perkawinan (bimwin),
Menjaga Segitiga Cinta, harus dibangun sampai maut menjemput,
1. Komitmen pernikahan
2. Gairah antara suami-istri, urusan ranjang, kreasi di ranjang.
3. Kedekatan Emosi, suami istri harus sejiwa. Papar Deden.
Gairah, tidak ada komitmen, kedekatan Emosi, yaitu jajan di jalan. Lanjut Deden.
Kedekatan Emosi, tidak ada komitmen, gairah, itu namanya Besti, Teman Curhat, TTM.
Laki-laki jangan egois, sebulan sekali istri Facial, jangan malu untuk membantu istri mencuci pakaian, cuci piring, masak,
Kebutuhan Rumah Tangga, terbagi 2
1. Kebutuhan Fisik, sandang, pangan, papan
2. Kebutuhan non fisik, tak terlihat, yaitu “Perhatian”, di antara suami-istri harus seimbang.
Nafkah Lahir-bathin, harus terpenuhi antara suami-istri, sedikit Cukup, banyak sisa. Pungkas Deden.
W







ARTA. IN Biro Bandung Ibnu S SH CSS ALC SIP CIJ CPW.
Wartawan Investigasi
Pencari Bukti Yang Tersembunyi
Pondasi Keluarga Sakinah Bacaan Mandiri Calon Pengantin Sekolah Pra Nikah KUA Ciparay Kabupaten Bandung































