27.1 C
Jakarta
Jumat, Desember 3, 2021

PPAK Harapkan Kosmetik Lokal NTB Go Nasional dan Internasional

Septian Erianty : Ini Zaman Kolaborasi Bukan Kompetisi

Mataram-Ketua Umum Perhimpunan Perusahaan dan Asosiasi Kosmetika Indonesia (PPAK)  Solihin Sofian mengungkapkan industri kosmetik dalam negeri sangat diuntungkan dengan potensi sumber daya alam lokal yang melimpah, tidak terkecuali di NTB. Ke depan, kosmetik lokal harus bisa berbicara bukan saja di tingkat nasional, tapi juga internasional.

Demikian ungkap Solihin ketika mengukuhkan kepengurusan Dewan Pengurus Daerah Nusa Tenggara Barat. Dikatakan bahwa potensi terbesar yang dimiliki daerah adalah bahan baku alam, yang menjadi daya jual utama di

Begitu juga Wisata halal, katanya bisa dimulai dari para pelaku usaha yang bisa terus berkreasi, bersinergi dengan pemerintah untuk memajukan industri kosmetika tanah air.

Masih kata Solihin, NTB dikenal memiliki banyak potensi bahan baku lokal dan bisa dimanfaatkan, seperti beras, kopi, kunyit, coklat, rumput laut, sehingga banyak bahan baku alam di NTB dapat diangkat secara nasional bahkan internasional. Karena itu tidak ada alasan untuk tidak bisa naik kelas di masa mendatang.

Sementara Ketua DPD PPAK NTB, Septian Erianti Dalam sambutannyamenekankan pentingnya kolaborasi dalam berusaha, bukan hanya kompetisi. Saat ini zamannya kolaborasi bukan kompetisi,ujarnya.

“Bahan baku lokal yang melimpah digunakan pada produk kosmetik oleh pelaku usaha di NTB, dapat mendukung berkembangnya kosmetik tematik,” tandasnya.

Dengan kata lain, dukungan dari BPOM dan PPA Kosmetika, maka kendala yang sering terjadi dalam pengembangan kosmetik tematik seperti riset, registrasi hingga pendampingan UMKM dapat teratasi.Sehingga UMKM Kosmetik dapat berjaya dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” ujarnya.

Demikian juga PPAK yang baru mengukuhkan kepengurusannya dapat menjadi wadah bagi pelaku usaha bidang kosmetik di NTB, untuk meningkatkan kualitas produknya. Termasuk dalam hal pengurusan izin BPOM, sinergi dengan pemerintah, dan lain-lain.

Ketua Harian PPA Kosmetika, Kusuma Ida Anjani fokus menyoroti pentingnya kosmetik halal bagi konsumen.“Berlandaskan UU nomor 33 tahun 2014, Kosmetik merupakan jenis produk yang diwajibkan bersertifikasi halal. Bahkan, dikutip dari State of Global Islamic Economy 2020/2021,
Indonesia menduduki peringkat ke-2 di dunia untuk kategori besar konsumen kosmetika halal. Melihat potensi ini dan sejalan dengan program pemerintah dalam  menjadikan Indonesia sebagai pusat industri halal dunia,
PPAK turut mendukung inovasi dan perkembangan industri kosmetika halal Indonesia sehingga produk-produk kosmetika halal Indonesia mampu bersaing dalam skala nasional dan global,” tandasnya mengakhiri

Acara yang meriah gempita ini dihadiri sejumlah wartawan dari berbagai media, Ketua PKK NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, SE, M.Sc , Siti Nurkolina, S.Si., Apt – Koordinator Substansi Pemeriksaan Balai Besar POM di Mataram sebagai perwakilan Balai Besar POM Mataram.
Ketua Harian PPAK Kusuma Ida Anjani, Ketua DPD NTB Septia Erianti, Wakil Ketua DPD NTB Iwin Insani, Sekretaris I DPD NTB Windy Dwi Meilany, Bendahara I DPD NTB Lisa Yuniar, Bendahara II DPD NTB Yunita Lestari, para member PPA Kosmetika NTB dan tamu undangan sebanyak 50 lebih UMKM yang ada di NTB. ( shr)

Penulis : Syahrir

Latest news

Infrastruktur Jalan Kian Mantap, NTB Gilang Gemilang

  Infrastruktur Jalan Kian Mantap, NTB Gilang Gemilang Mataram-Tanpa infrastruktur tidak ada yang namanya investasi, tanpa investasi tidak ada pembangunan. Tanpa pembangunan tidak ada penyerapan tenaga...
- Advertisement -

BKPB Pemuda Pancasila Sumsel Apresiasi Gerakan 10000 Biopori Dinas PSDA Sumsel

Warta Indonesia | Palembang - Pengurus Wilayah Badan Kesehatan dan Penanggulangan Bencana (BKPB) Pemuda Pancasila Provinsi Sumatera Selatan mengapresiasi langkah-langkah konkrit penanggulangan maupun pencegahan...

PMI Jakarta Selatan Berkolaborasi bersama Kalibata City Menggelar Donor Darah”Bulan Dana Happy”

Warta.in, Jakarta | - Stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta mulai berkurang. Sebab para pendonor dihinggapi rasa khawatir terpapar Covid-19....

Diduga Aparat Terima Setoran, Discotique Nagaya Bebas Beroperasi 24 Jam

Warta.in Medan- Disaat Kota Medan sedang menetapkan PPKM Level 2, disaat itu pula sejumlah tempat hiburan dibatasi jam operasionalnya. Tetapi tidak dengan Tempat Hiburan...
Related news

Infrastruktur Jalan Kian Mantap, NTB Gilang Gemilang

  Infrastruktur Jalan Kian Mantap, NTB Gilang Gemilang Mataram-Tanpa infrastruktur tidak ada yang namanya investasi, tanpa investasi tidak ada pembangunan. Tanpa pembangunan tidak ada penyerapan tenaga...

BKPB Pemuda Pancasila Sumsel Apresiasi Gerakan 10000 Biopori Dinas PSDA Sumsel

Warta Indonesia | Palembang - Pengurus Wilayah Badan Kesehatan dan Penanggulangan Bencana (BKPB) Pemuda Pancasila Provinsi Sumatera Selatan mengapresiasi langkah-langkah konkrit penanggulangan maupun pencegahan...

PMI Jakarta Selatan Berkolaborasi bersama Kalibata City Menggelar Donor Darah”Bulan Dana Happy”

Warta.in, Jakarta | - Stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta mulai berkurang. Sebab para pendonor dihinggapi rasa khawatir terpapar Covid-19....

Diduga Aparat Terima Setoran, Discotique Nagaya Bebas Beroperasi 24 Jam

Warta.in Medan- Disaat Kota Medan sedang menetapkan PPKM Level 2, disaat itu pula sejumlah tempat hiburan dibatasi jam operasionalnya. Tetapi tidak dengan Tempat Hiburan...
- Advertisement -
error: Content is protected !!