WARTA.IN

27.6 C
Jakarta
Jumat, Mei 14, 2021
BerandaHukumPPJNA98: Gubernur Papua Minta Kaji KKB Dilabeli Teroris, Apakah Pro KKB ?

PPJNA98: Gubernur Papua Minta Kaji KKB Dilabeli Teroris, Apakah Pro KKB ?

Gubernur Papua Minta Kaji KKB Dilabeli Teroris, Apakah Gubernur Papua Pro KKB ?

JAKARTA.WARTA.IN  – Setelah Pemerintah resmi melabeli Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB Papua) teroris. Akan tetapi, Gubernur Papua, Lukas Enembe tak setuju dengan hal itu. Pasalnya, dampaknya sangat besar dari banyak sisi.

Juru Bicara Gubernur Papua, Muhammad Rifai Darus mengatakan pemerintah Provinsi Papua meminta kepada pemerintah pusat dan DPR RI agar melakukan pengkajian kembali soal tersebut.

“Kami berpendapat bahwa pengkajian tersebut harus bersifat komprehensif dengan memperhatikan dampak sosial, dampak ekonomi dan dampak hukum terhadap warga Papua secara umum,” katanya, (TIMES INDONESIA, Kamis (29/4/2021).

Menyimak dan mengkaji dari ketidak setujuan Gubernur Papua atas keputusan pemerintah bahwa KKB Papua adalah teroris dengan dalih harus adanya pengkajian komprehensif dengan memperhatikan dampak sosial, dampak ekonomi dan dampak hukum terhadap warga Papua secara umum, justru alasan itu tidak berdasar dan kontradiktif dengan kondisi fakta fakta dilapangan.

Sudah jelas pemerintah memutuskan KKB Papua sebagai teroris itu atas dasar KKB telah melakukan teror bersenjata, menembaki masyarakat sipil, siswa SMA, tukang ojek, guru, melakukan pembakaran rumah, menembak seorang Brigjen, anggota Brimob tewas kebiadaban KKB, itu nyata tindakan aksi teroris menggunakan senjata api dan secara terang terangan melakukan pemberontakan terhadap NKRI, Abdul Salam Nur Ahmad Sekjen Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis 98 – PPJNA 98, Jum’at (30/04/2021).

Selanjutnya mengatakan “Setelah Pemerintah dalam hal ini Menkopolhukam memutuskan KKB Papua sebagai organisasi teroris , tiba tiba bereaksi ketidak setujuan atas keputusan pemerintah tersebut, itu menandakan mereka yang tidak setuju atas label teroris pada KKB Papua memiliki hubungan atau patut diduga memberikan dukungan pada KKB Papua salah satunya Gubernur Papua. Sudah jelas KKB melakukan teror senjata, menembaki dan membunuh masyarakat sipil maupun anggota TNI dan Polri yang bertugas serta melakukan pemberontakan angkat senjata akan keluar dari NKRI, ungkap Abdul Salam Nur Ahmad.

Anto Kusumayuda Ketum PPJNA 98 mengatakan “Lanjutkan jangan hiraukan kelompok KKB OPM adalah kelompok teroris, pemerintah sudah tepat memutuskan bahwa KKB Papua adalah Teroris. Tegakan hukum kejar dan tangkap sampai keakar akarnya, siapapun yang terlibat langsung mendukung atau secara tidak langsung bekerjasama dengan jaringan KKB Papua, apakah itu tokoh, politisi, gubernur, LSM yang jadi agen asing selalu mensuport gerakan KKB Papua,, menjual kemiskinan masyarakat Papua, usut tangkap dan adili jangan kasih tempat di bumi Nusantara ini untuk tegaknya supremasi hukum, pungkas Anto Kusumayuda. (PrabuSantoaan NusaKerta)***

RELATED ARTICLES

Most Popular

Komentar Terbaru