26.5 C
Jakarta
Sabtu, Oktober 31, 2020

PPJNA 98 : Keberanian Luar Biasa Dandim Jaksel Hadang “GN” Mantan Panglima TNI Untuk Disiplin Protokol Kesehatan

SOSBUD – Dengan belum berakhirnya pandemi Covid 19 pemerintah terus bekerja berjibaku memerangi penyebaran wabah Corona, mulai dari Presiden Jokowi, Panglima TNI dan Kapolri memerintahkan jajarannya untuk tegas dalam melaksanakan protokol kesehatan untuk memutus rantai penyebaran wabah Covid 19.

Terkait situasi pemerintah yang tengah bekerja keras dalam memerangi Covid 19. PPJNA 98 menyampaikan release keprihatinan atas kejadian arogansi GN beserta rombongannya di TMP Kalibata dan sangat apresiasi atas ketegasan Dandim Jaksel yang telah mencegah dan mengingatkan GN beserta rombongannya untuk disiplin melaksanakan protokol kesehatan, isi lengkap dari siaran pers PPJNA 98 yaitu sebagai berikut :

Pers Release

Mantap Luarbiasa Ketegasan Dandim Jakarta Selatan Pada GN dan Rombongannya Dalam Penegakan Protokol Kesehatan

Assalamu’alaikum. Wr. Wb.
Menyimak kejadian “Hampir terjadi bentrokan Dandim Jakarta Selatan, Kolonel inf Ucu Yustia dengan rombongan Gatot Nurmantyo di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan (30/9/2020). Gatot Nurmantyo datang ke Taman Makam Pahlawan bersama Mantan KSAL (Slamet Subianto), Mantan KSAU (Imam Sufaat), mantan Danjen Koppasus Mayjend Sunarko, Mantan DanKor Marinir Letjend Mar Suharto serta ratusan Pati, Pamen, Pama, dan Bintara. Kejadian hampir bentrok itu berawal, saat Letjend Mar Suharto selaku Ketua Purnawirawan Pengawal Kedaulatan Negara yang sedang membacakan pernyataan sikap di depan sejumlah ormas juga sempat dicegah oleh Dandim. Damdim mencoba merebut kertas yang berisi pernyataan sikap P2KN sehingga sempat menimbulkan kericuhan kecil.

Dari kejadian kronologi diatas luar biasa, sangat apresiasi atas ketegasan Dandim Jakarta Selatan terhadap Gatot Nurmantyo “GN” beserta rombongannya yang akan berziarah ke TMP Kalibata yang tidak melaksanakan protokol kesehatan . Sebuah keberanian dan ketegasan Dandim Jakarta Selatan dalam penegakan pelaksanaan protokol kesehatan untuk memutus penyebaran wabah Corona, walaupun yang dihadapi seorang mantan Panglima TNI tidak pandang bulu peraturan harus ditegakan sebagai contoh pada publik masyarakat Indonesia.

Sangat memprihatinkan sikap perilaku tindakan GN dan rombongan semestinya memberikan contoh apalagi sebagai mantan Panglima TNI, jangan bersikap arogan harus taat patuh pada aturan protokol kesehatan. Apalagi mau berziarah ke TMP Kalibata harus bersih diri penuh keiklasan dan totalitas melaksanakan nilai nilai spritual. Kalau berziarah diiringi dengan sikap arogan dan kebencian itu sebagai pertanda sikap ria ingin mendapat pujian manusia bukan keridhoan Illahi Rabbi.

Sikap keberanian dan ketegasan Dandim Jakarta Selatan patut diapresiasi dan mendapat penghargaan dari pimpinan AD dan Panglima TNI , sebagai wujud patriot sejati penjaga kedaulatan NKRI semoga diikuti oleh semua jajaran anggota TNI, itu sebagai indikator keberhasilan KSAD dan Panglima TNI dalam membina semua angota TNI.

Demikian pernyataan ini disampaikan semoga menjadi spirit bersama dalam Mengawal Pemerintahan Jokowi dan Reformasi serta Menjaga Indonesia dari berbagai ancaman yang akan menghancurkan kedaulatan NKRI.

Wassalamu’alaikum. Wr. Wb.

Tugu Kujang Kota Bogor, 1 Oktober 2020
🇲🇨 *PPJNA 98*
Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis 98

Ketum PPJNA 98
ANTO KUSUMAYUDA

Sekjen PPJNA 98
ABDUL SALAM NUR AHMAD S.AG

Dewan Presidium
DR.Asep Ahmad Hidayat, M.Si
Acik Munasim SS
Hendriyatna

(Sang Pencerah)***

Latest news

Masjid Al – Fitrah Ciburial Sumber Rw08,Peringati Maulid Nabi Muhammad Saw

Wartain.com – Kamis, 29 Oktober 2020. Bandung Barat – Jama’ah DKM Masjid Al – Fitrah Rt 04,Rw 08,Kampung Ciburial Sumber ,Kecamatan Ngamprah ,Bandung Barat, memperingati...

Mau Pulang, Malah Temukan Mayat Tanpa Identitas Di Kali Ciliung Kartini

Warta.in, Jakarta Jumat (30/10/20) pukul 15.00 wib, telah ditemukan seorang mayat anak laki-laki tanpa identitas dengan usia -/+ 15 tahun yang hanyut di kali, Jalan...

Guru Seharusnya Jadi Perekat Toleransi

Warta.in, Jakarta-Beberapa hari belakangan ini viral terkait pemberitaan adanya oknum Guru SMA Negeri 58 Jakarta yang mengajak murid-muridnya untuk memilih Ketua dan Wakil Ketua...

Di Selat Malaka, Satlat KJK AAL ‘2020 Kembali Praktek Bestex Bintang

Di Selat Malaka, Satlat KJK AAL '2020 Kembali Praktek Bestex Bintang Selat Malaka (30/10). Ditengah melintas Selat Malaka dari Belawan menuju Tanjung Uban, Taruna Akademi Angkatan...

Related news

Masjid Al – Fitrah Ciburial Sumber Rw08,Peringati Maulid Nabi Muhammad Saw

Wartain.com – Kamis, 29 Oktober 2020. Bandung Barat – Jama’ah DKM Masjid Al – Fitrah Rt 04,Rw 08,Kampung Ciburial Sumber ,Kecamatan Ngamprah ,Bandung Barat, memperingati...

Mau Pulang, Malah Temukan Mayat Tanpa Identitas Di Kali Ciliung Kartini

Warta.in, Jakarta Jumat (30/10/20) pukul 15.00 wib, telah ditemukan seorang mayat anak laki-laki tanpa identitas dengan usia -/+ 15 tahun yang hanyut di kali, Jalan...

Guru Seharusnya Jadi Perekat Toleransi

Warta.in, Jakarta-Beberapa hari belakangan ini viral terkait pemberitaan adanya oknum Guru SMA Negeri 58 Jakarta yang mengajak murid-muridnya untuk memilih Ketua dan Wakil Ketua...

Di Selat Malaka, Satlat KJK AAL ‘2020 Kembali Praktek Bestex Bintang

Di Selat Malaka, Satlat KJK AAL '2020 Kembali Praktek Bestex Bintang Selat Malaka (30/10). Ditengah melintas Selat Malaka dari Belawan menuju Tanjung Uban, Taruna Akademi Angkatan...